Detoksifikasi dengan Teh Bunga Krisan (2)

508

Saat cuaca gerah, adalah waktu yang ideal untuk detoksifikasi dan merevitalisasi tubuh dengan menyeruput secangkir teh krisan yang menenangkan. Teh bunga ini memiliki rasa yang menyenangkan, meninggalkan rasa yang bersih (kesat) pada langit-langit mulut, dan membantu menutrisi hati, menghilangkan racun, dan mencerahkan mata.

Bagaimana menyeduh teh krisan

Ada beberapa cara menyeduh teh dengan bunga krisan. Beberapa orang suka menambahkan campuran bunga kering dalam teh hijau atau hitam, Anda dapat membeli teh pra campuran, seperti Ba Bao Cha (Delapan Teh Berharga), yang berisi bunga krisan kering.

Anda juga dapat dengan mudah membuat teh bunga krisan dengan bunga kering yang tersedia dari toko herbal Tiongkok. Saya biasanya membeli kuncup bunga krisan yang hanya sedikit lebih besar dari kacang, namun ketika direndam akan membuka menjadi bunga kecil berdiameter sekitar satu inci.

Banyak toko herbal Tiongkok juga menjual teh krisan dalam kemasan paket atau kaleng, namun sering kali mengandung banyak gula, untuk alasan yang terbaik sebaiknya dihindari. Dari perspektif pengobatan Tiongkok, gula bersifat sangat ‘Yin’ (dingin), dan dikarenakan teh krisan adalah minuman Yin yang relatif mendinginkan, sehingga dengan menambahkan gula akan dapat membuatnya terlalu dingin.

Sebaliknya, jika tubuh Anda terlalu ‘Yang’ atau kondisi hangat, atau Anda tinggal di daerah tropis, maka teh krisan adalah cara yang bagus untuk mendinginkan.

Pada hari-hari dingin, saya menambahkan sejumput kecil garam laut, yang termasuk bersifat Yang dan menghangatkan, untuk menyeimbangkan efek pendinginan tersebut.

Bahan dan peralatan:

  • 6-8 kuntum bunga krisan kering atau kuncup per orang
  • Air panas
  • Cangkir teh dengan penutup

Persiapan:

• Tempatkan bunga krisan kering dalam cangkir.
• Tambahkan air panas untuk membilas bunga.
• Aduk-aduk air dan kemudian buang cairan teh tersebut. Anda dapat melewatkan langkah ini, tapi saya biasanya melakukannya untuk menyingkirkan kotoran permukaan bunga.
• Tambahkan air panas dan menutupi cup dengan tutupnya.
• Biarkan teh direndam selama lima menit.
• Minum selagi panas.

Persiapan di atas adalah untuk satu orang.

Anda dapat menggunakan beberapa kali lagi kuntum bunga krisan hanya dengan menambahkan lebih banyak air panas setelah menghabiskan seduhan teh pertama.

Tehnya bening dan berwarna kekuningan, serta memancarkan aroma bunga. Anda dapat menikmatinya panas atau dingin pada hari-hari yang gerah. Dengan banyak manfaat penyembuhan, teh bunga krisan mungkin menjadi pengganti yang sempurna untuk teh biasa ataupun kopi.

Bunga krisan dalam budaya Tiongkok

Banyak bunga dan tanaman memiliki makna khusus dalam budaya Tiongkok. Bunga krisan atau Juhua dalam bahasa Mandarin, melambangkan integritas. Mereka sering disatukan dengan bunga plum (mei), anggrek (lan), dan bambu (zhu), untuk melambangkan kebangsawan, temperamen puitis, kekuatan moral, dan integritas.

Sejak zaman kuno, orang Tiongkok terpelajar telah menyanyikan lagu pujian pada bunga krisan. Mereka juga merupakan tema yang populer dalam puisi, kaligrafi, lukisan, dan karya seni lainnya digambarkan pada kotak pernis dan potongan porselen. Bunga krisan juga dikenal sebagai bunga musim gugur. Karena mereka mampu bertahan dalam cuaca yang sangat dingin serta mekar di akhir musim gugur dan awal musim dingin, ketika semua bunga lainnya telah layu dan mati.

Tao Yuanming (365- 427 Masehi) adalah seorang penyair Tiongkok yang paling terkemuka selama periode Enam Dinasti Tiongkok antara Dinasti Han dan Dinasti Tang. Sebagai seorang pertapa Taois, ia menarik beberapa inspirasi dari bunga krisan yang tumbuh di dekat rumahnya dan pernah menulis: “Saya memetik krisan di bawah pagar Timur, dan menatap jauh menuju pegunungan selatan.”

Penyair Dinasti Tang yang terkenal, Yuan Zhen, pernah menulis sebuah puisi yang menyinggung kekuatan bunga krisan.

Kelompok musim gugur mengelilingi rumah saya seperti Tao Yuanming.

Aku berjalan lingkaran penuh sepanjang pagar saat Matahari perlahan-lahan terbenam.

Ini tidak bermaksud bahwa aku mengasihi krisan melebihi bunga lainnya.

Namun tidak ada lainnya yang akan berkembang setelah mekar ini layu.

Dikatakan bahwa Konfusius pernah menyarankan menggunakan bunga krisan sebagai objek untuk meditasi.

Orang Tiongkok kuno menghormati bunga krisan untuk kemampuan mereka tumbuh di hampir setiap tempat. Tanaman ini berkembang di lereng gunung, pinggir jalan, pertanian, dan di taman-taman rakyat jelata. Oleh karena itu, sering disamakan dengan seorang yang berpendidikan, seorang bijak yang siapa peduli pada ketenaran dan keuntungan ataupun pejabat, tapi menghargai kehidupan yang damai dan sederhana dari rakyat biasa. (Margaret Trey /Ajg)

Dr. Margaret Trey bergelar doktor dalam bidang konseling dari University of South Australia. Terlatih dalam pengobatan oriental, shiatsu, dan macrobiotics. Advokat kesehatan, konselor, dan peneliti yang berfokus pada efek positif dari meditasi.