Jerman Minta Prancis Dekomisioning PLTN Tua yang Terletak di Perbatasan

535
Keterangan foto : Menteri Lingkungan Hidup dan Keamanan Nuklir Jerman, Barbara Hendricks. (epochtimes.de)

Oleh CNA Berlin

Jerman pada Sabtu (5/3/2016) mengajukan permintaan kepada Prancis untuk menutup sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir yang terletak di dekat perbatasan dengan Jerman dan Swiss. Pembangkit tua tersebut sudah membangkitkan kegelisahan masyarakat di negara tetangga.

Media Jerman memberitakan bahwa PLTN Fessenheim yang dibangun era tahun 1970 ternyata berdampak pada kecelakaan pada 2014 lebih serius dari yang pernah dilaporkan. Saat itu air membuat sistem kontrol listrik tidak berfungsi dengan baik sehingga sebuah reaktor harus ditutup paksa.

Menteri Lingkungan Hidup dan Keamanan Nuklir Jerman, Barbara Hendricks mengatakan, “Kejadian itu sekali lagi menunjukkan bahwa kami memiliki alasan untuk memohon pihak berwenang Prancis agar PLTN Fessenheim dapat didekomisioning. Saya mengulangi menghimbau dengan mempertimbangkan keprihatinan masyarakat Jerman dan Prancis yang tinggal di daerah perbatasan. Dan saya juga akan melanjutkan upaya ke arah itu.

Juru bicara Departemen Lingkungan Hidup dan Keamanan Nuklir Jerman sebelumnya pernah menyampaikan, “PLTN itu sudah sangat tua sehingga sudah sepantasnya untuk dipensiunkan…. Kita memandang PLTN tua itu sebagai ancaman keselamatan terhadap masyarakat.”

Dalam tanggapannya, Badan Pengawas Keselamatan Nuklir Prancis mengatakan bahwa dari sudut keamanan maupun keselamatan, tidak ada alasan untuk melakukan penutupan PLTN Fessenheim. (sinatra/rmat)