‘Menghidupkan’ Mumi Berusia 5300 Tahun dengan Teknologi Modern

17628
Keterangan gambar: Jika ada mumi yang bisa berbicara, anda juga tidak perlu takut, karena teknologi modern dapat membuat Oetzi Iceman, sang mumi berusia 5300 ini “bangkit” dan berbicara. (internet)

Oleh: Sui Shi

“Oetzi Iceman”(mumi) meskipun sudah meninggal pada 5300 tahun silam, namun, dengan bantuan teknologi modern, besar kemungkinan suaranya dapat dihidupkan kembali melalui makamnya, demikian dilansir Daily Mail Inggris, Senin, (22/2/2016) lalu.

Para ilmuwan kini sedang menganalisis pangkal tenggorok sang mumi “Oetzi Iceman,” untuk mendapatkan data model suara sang mumi melalui pemindaian, kemudian mensimulasikan suaranya dengan perangkat lunak, lalu menghidupkan suaranya dengan synthesiser.

Rolando Fustos, dokter THT asal Italia yang memimpin proyek itu mengatakan, timnya sedang mengembangkan file audio tersebut. Jadi akan memungkinkan mumi untuk berbicara.

Menurut laporan, Oetzi Iceman, sang mumi tewas karena tertembak panah, di samping jasadnya tampak sebuah kapak tembaga dan sekantong berisi 14 anak panah.

Masalah kesehatan Oetzi lainnya kemungkinan adalah karena patah tulang tumit, arthritis, atau peradangan kronis pada sendi dan penyakit Lyme atau infeksi yang disebarkan oleh kutu. Tapi, kini dalam penelitian baru-baru ini, ilmuwan telah menemukan kemungkinan terbaru penyebab kematian Oetzi.

Seperti diberitakan oleh BBC, Jumat, 8 Januari 2016, ilmuwan menyatakan bahwa Oetzi meninggal bisa jadi karena menderita sakit perut. Ilmuwan menemukan bakteri Helicobacter pylori, hingga menimbulkan sakit mag dan gastritis atau peradangan pada dinding lambung.

Sebagian besar jasad Oetzi Iceman ditutupi es ketika ditemukan di pegunungan Alpen pada September 1991, mungkin ini yang membuat jasadnya tetap utuh, selain itu, pori-pori keringat di kulitnya juga terlihat jelas. Oetzi diketahui adalah seorang pria yang hidup antara tahun 3.350 hingga 3.100 sebelum Masehi pada era Chalcolithic, adalah seorang pemburu atau prajurit. Tingginya sekitar 5 meter, ia meninggal pada usia 40 hingga 50 tahunan.

Dengan ditemukannya “Oetzi Iceman”, akan memberikan banyak informasi bagi para ilmuwan dalam mempelajari seluk beluk manusia Zaman Perunggu. (ntdtv/joni/rmat)