Ditemukan Monumen Raksasa Abad 2 SM di Bawah Tanah Yordania

765
Sebuah monumen raksasa ditemukan terkubur di bawah kota tua Petra di Selatan Yordania. (video screenshot)

Oleh: Lin Cong Wen

Para arkeolog menemukan monumen berusia 2150 tahun terkubur di balik gundukan pasir di situs Warisan Dunia Petra, Yordania selatan. Menariknya, monumen tersebut memiliki gaya bangunan yang khas.

Di “Bulletin of the American Schools of Oriental Research” yang dirilis baru-baru ini, laporan studi yang dipublikasikan pusat penelitian luar negeri dan Universitas Alabama, Amerika Serikat disebutkan, bahwa mereka menemukan sebuah platform besar sekitar 2700 meter persegi dan sejumlah bangunan lain yang terletak sekitar 800 meter dari Petra Selatan Yordania yang terkenal itu. Mereka menggunakan Google Map, citra satelit, foto dari pesawat tanpa awak.

Panjang platform kira-kira sama dengan panjang kolam renang standar Olimpiade, dan luasnya sekitar dua kali kolam renang. Sementara di atas platform yang lebih besar terdapat satu platform kecil yang diaspal dengan batu.

Ilustrasi situs bersejarah Petra di selatan Yordania. (Internet)
Ilustrasi situs bersejarah Petra di selatan Yordania. (Internet)

Melansir National Public Radio US-NPR, Jumat  (10/6/2016), sejauh ini belum bisa diketahui secara pasti apa fungsi sebenarnya dari bangunan raksasa ini. Menurut Sarah Parcak dari Universitas Alabama, AS, kemungkinan arkeolog telah berjalan di atasnya selama bertahun-tahun dan tak menyadarinya.

“Ketika peneliti National Geographic, Sarah Parcak, berbagi hasil penelitiannya yang terkini dengan kami, kami menyadari hal itu akan menggugah ketertarikan dunia karena arti bersejarah dari situs berharga ini,” kata Kristin Romey, penulis arkeologi untuk National Geographic.

“Benar-benar suatu temuan yang menakjubkan bagi kalangan dunia arkeologi,” imbuh Romey.

Tim peneliti mengatakan temuan ini berbeda dengan bangunan-bangunan kuno lain yang ditemukan di kawasan situs kuno tersebut.

“Saya sudah bekerja di Petra selama 20 tahun dan saya tahu ada sesuatu di sana, namun jelas beralasan untuk mengatakan hal ini sebagai sebuah penemuan,” kata Christopher Tuttle, salah seorang pimpinan tim kepada majalah National Geographic.

“Kita tahu, bangunan itu sangat besar, megah, dan memiliki arti penting. Diperkirakan monumen tersebut mungkin dimaksudkan untuk tempat berlangsungnya upacara keagamaan,” tambah Tuttle.

Para ilmuwan memperkirakan monument itu telah berusia sekitar 2.150 sejarahnya. Platform yang baru ditemukan ini mungkin dibangun pada Abad ke-2 SM dekat pusat kota, pada saat peradaban Nabatea sedang berkembang pesat.

“Sepertinya ada kemungkinan besar bahwa platform dan bangunan itu pada awalnya dibangun untuk keperluan upacara,” kata Romey.

Monumen raksasa yang ditemukan terkubur di bawah kota tua Petra. (video screenshot)
Monumen raksasa yang ditemukan terkubur di bawah kota tua Petra. (video screenshot)

Dilihat dari skala, bentuk, dan posisi bangunan, monumen ini benar-benar berbeda dena kota kuno lainnya,” ujar Tuttle.

Ilmuwan dalam laporan studinya, hal yang membingungkan dan tidak dibisa dipahami adalah bangunan itu secara keseluruhan sangat besar, tapi bangunan di pusatnya sangat kecil. Sementara platformnya secara relatif dekat dengan pusat kota tua, namun,  tidak ada jalan yang jelas menuju ke pusat kota kuno.

Mungkin beberapa tahun yang akan datang, diadakan penggalian kembali baru bisa mendapatkan sejumlah jawaban, kata Tuttle. (Epochtimes/joni/rmat)