Kerangka Farong Ditemukan Terkubur di Dalam Emas Perhiasan

521
kerangka 1500 tahun di china
Sekitar 1.500 tahun yang lalu, seorang wanita bernama Farong dikuburkan dengan memakai perhiasan yang fantastis. Kerangka tersebut ditemukan di sebuah makam di Tiongkok, bersama dengan serangkaian artefak.

Sekitar 1.500 tahun yang lalu, seorang wanita bernama Farong, istri seorang hakim Tiongkok, dikuburkan di dalam semua perhiasan miliknya. Sisa-sisa kerangkanya masih terbungkus perhiasan indah miliknya, telah ditemukan di sebuah makam di Tiongkok.

Dalam laporannya, arkeolog menjelaskan bahwa ‘bling’ atau perhiasan-perhiasan kuno tersebut termasuk kalung yang terdiri dari 5.000 manik-manik dan anting emas nan indah. Makam itu ditemukan di Kota Datong, Tiongkok, pada tahun 2011 dan bertanggal 1500 tahun yang lalu, beberapa dekade sebelum runtuhnya dinasti Wei Utara di 534 Masehi.

“Tengkorak bersandar pada bantal kapur, dan di dalam bantal dua batu bata dengan pola tali,” kata para arkeolog, dari Datong Municipal Institute of Archaeology, menulis dalam jurnal “Chinese Cultural Relics”.

Para peneliti mengamati daerah tersebut sebelum proyek konstruksi ketika mereka menemukan kuburan tersebut.

“Sosok manusia yang memiliki rambut keriting, mata cekung dan hidung mancung; memakai liontin dengan pola payet manik-manik di leher; dan setelah dibalik bunga teratai diukir di bawah bahunya,” kata para peneliti.

bling perhiasan tiongkok kuno
Anting-anting (atas) juga dihiasi dengan emas, bertatahkan batu permata desain berbentuk air mata, serta rantai emas dan ametis yang akan menjuntai sisi wajah Farong ini. Liontin dengan pola payet manik (kiri), anting-anting emas (kanan) berisi gambar naga dan wajah manusia.

Dalam penjelasannya, benang untuk merangkai manik-manik di kalung telah membusuk. Namun, ‘karena distribusi (dari manik-manik) sangat terkonsentrasi, adalah memungkinkan untuk merekonstruksinya didasarkan pada posisi potongan pada saat penggalian.

Anting-anting juga dihiasi dengan emas, bertahta batu permata desain berbentuk air mata, serta rantai emas dan ametis (batu kecubung) yang menjuntai sisi wajah Farong.

“Dalam beberapa tahun terakhir, banyak anting-anting emas telah digali dari makam dinasti Wei Utara, tetapi anting digali dari makam ini yang pasti beberapa yang paling indah,” kata arkeolog.

Pada batu nisannya, ditemukan di dekat pintu masuk makam, tertulis: ‘Han Farong, istri Hakim Cui Zhen’. (ran)