Garuda Indonesia dan Citilink Larang Penggunaan Samsung Galaxy Note 7

459
Samsung Galaxy Note 7 di Beijing, Tiongkok 1 September 2016 (AP Photo/Andy Wong)

JAKARTA – Setelah Badan Penerbangan Federal Aviation Administration (FAA) melarang penggunaan Samsung Galaxy Note 7 saat di pesawat sebagai antisipasi bahaya dari Baterai smartphone ini, Garuda Indonesia dan anak usahanya Citilink ikut membuat imbauan terkait kasus serupa.

Garuda Indonesia/Citilink secara resmi menyampaikan imbauan kepada seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan perangkat Samsung Galaxy Note 7 di seluruh penerbangan Garuda Indonesia/Citilink.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia dan Citilink, Benny Siga Butarbutar menjelaskan imbauan dari FAA tersebut menyusul atas proses re-call seluruh produk Samsung Galaxy Note 7 karena ada permasalahan pada baterai perangkat smartphone tersebut.

“Terkait imbauan FAA mengenai Samsung Galaxy Note 7 ini, Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk tidak menyalakan bahkan tidak dalam airplane mode atau mengisi/recharge baterai, juga tidak memasukkan perangkat ponsel tersebut pada bagasi penumpang,” kata Benny dalam rilisnya di Cengkareng, Minggu (11/9/2016).

Benny menambahkan, Garuda Indonesia/Citilink juga telah mengomunikasikan imbauan ini di lingkungan internal untuk dapat disampaikan oleh para petugas yang berhubungan langsung dengan penumpang. Mulai hari ini, Garuda Indonesia/Citilink juga telah memasang imbauan ini secara tertulis di konter-konter check-in di bandara-bandara yang diterbangi Garuda Indonesia/Citilink.

“Imbauan yang disampaikan oleh FAA berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. Kami akan mengevaluasi imbauan ini sampai dengan adanya pengumuman resmi dari FAA” pungkas Benny. (asr)