Nyamuk, Spesies yang Paling Mematikan di Dunia (2)

246
Nyamuk, spesies yang paling mematikan di dunia. (Internet)

Makhluk yang paling mematikan di dunia bukan hiu juga bukan serigala, tapi yang paling tidak menarik perhatian, yaitu nyamuk.  Apa alasannya?

Berikut lanjutan artikel sebelumnya, 10 peringkat makhluk yang paling mematikan di dunia.

Peringkat 5: Kumbang pembunuh, sekitar 12.000 orang tewas setiap tahun

Gigitan atau sengatan kumbang pembunuh ke area wajah seseorang dapat membawa infeksi parasit, American trypanosomiasis (penyakit Chagas), setiap tahunnya rata-rata menewaskan sekitar 12.000 orang.

Peringkat 4: Keong air tawar / siput air tawar, lebih dari 20.000 orang tewas setiap tahun

Siput air tawar yang membawa schistosomiasis yang menginfeksi manusia dapat menyebabkan sakit perut ekstrim, Hematochezia (BAB berdarah). Jutaan orang pernah terinfeksi Schistosomiasis (juga dikenal sebagai demam siput) adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit jenis Schistosoma. Setiap tahun lebih dari 20.000 orang tewas karenanya.

Peringkat 3: Anjing (Penyakit Rabies), setiap tahun 35.000 orang tewas

Anjing merupakan salah satu hewan yang paling mematikan melalui virus rabiesnya yang menginfeksi pada manusia. Saat anjing yang terinfeksi rabies menggigit manusia, maka virus tersebut dapat berpindah ke tubuh manusia. Seseorang tidak secara langsung mengetahui dirinya terjangkit rabies, karena masa inkubasi virus ini dapat mencapai 9 bulan dalam tubuh manusia.

Infeksi rabies dapat menyebabkan rasa nyeri, kelumpuhan, rasa cemas berlebih terhadap suara keras dan cahaya, kelumpuhan, hingga kematian. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, manusia dapat menyuntikkan vaksin untuk mencegah virus ini. WHO  mencatat setiap tahun sekitar 35.000 orang tewas akibat rabies.

Peringkat 2 : Ular, setiap tahun 100.000 orang tewas karenanya

Kasus orang yang cedera karena gigitan ular kerap terjadi, hingga tahun 2015, setiap tahun lebih dari 100.000 orang tewas karena bisa ular. Lebih celaka lagi, kurangnya anti venom untuk mengatasi bisa ular benar-benar memprihatinkan.

Peringkat 1: Nyamuk, lebih dari  750.000 orang tewas setiap tahun

Nyamuk, makhluk kecil penghisap darah ini, menyebarkan virusnya antar manusia, menyebabkan kematian terbesar setiap tahunnya.

Malaria, salah satu penyebab kematian massal yang disebabkan oleh nyamuk ini menduduki lebih dari setengahnya dari kematian yang disebabkan penyakit terkait gigitan nyamuk. Nyamuk merupakan satu-satunya spesies yang tersebar diseluruh belahan dunia kecuali Antartika. Mereka juga jadi medium pembawa berbagai penyakit. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, bahwa antara kurun tahun 2000 – 2015, angka penyakit malaria telah turun 37%.

Dengue fever (Demam Dengue) adalah sejenis penyakit yang disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti, dan telah menjadi penyebab utama rawat inap anak-anak di rumah sakit dan kematian di beberapa negara Asia dan Amerika Latin.

Sebagian besar statistik di atas hanya perkiraan kasar dan tidak komprehensif, namun, mungkin dapat memberikan gambaran kasar tentang berbagai jenis hewan yang dapat menyebabkan seberapa besar angka kematian.

Selain itu juga perlu dicatat, angka kematian akibat ulah manusia yang saling membunuh itu juga sangat mengejutkan. Menurut Kantor PBB untuk urusan Narkoba dan Kejahatan, ada sekitar 437,000 kasus pembunuhan pada 2012. Hal ini membuat manusia itu sendiri hampir menjadikan dirinya sebagai musuh terbesarnya. (Secretchina/Chen Gang/ Lin Nan/joni/rmat)

TAMAT