Tesla Diserang Peretas dari Tiongkok, Dikendalikan Bak Mobil Mainan

451
Mobi Tesla yang diretas dan dikendalikan dari jarak jauh oleh para peneliti Keen Security Lab of Tencent, Tiongkok. (Keen Security Lab of Tencent Video screenshot)

Selasa pekan lalu beredar video tentang mobil Tesla yang diretas dari jarak jauh oleh tim peneliti dari Keen Security Lab of Tencent., yang merupakan divisi perusahaan internet raksasa asal Tiongkok.

Melansir media asing, keberadaan kelemahan ini telah dikonfirmasi oleh tim keamanan Tesla dan telah diperbaiki melalui over-the-air software update. Sebelum mengumumkan kelemahan ini pada masyarakat umum, Keen bekerja sama dengan Tesla untuk memperbaiki kelemahan ini.

Serangan dari jarak jauh kali ini bukan melalui App, tetapi langsung menyerang CAN bus yang mengendalikan banyak sistem dalam mobil. Namun, untuk mengeksploitasi kelemahan ini tidak mudah. Mobil yang hendak diserang harus terhubung dengan sebuah WiFi yang mengandung malware, dan terhubung dengan browser di mobil sebelum penyerang dapat mengambil alih mobil.

Dalam tayangan video demonstrasi yang bisa Anda saksikan di bawah ini, tampak salah seorang peneliti menggunakan fungsi pencarian peta pada mobil untuk menemukan tempat pengisian baterai terdekat. Para peneliti lain yang berpura-pura sebagai hacker kemudian mengambil alih sistem infotainment mobil.

Tidak hanya itu, mereka juga dapat mengunci pintu mobil dari jauh. Para peneliti juga dapat membuka bagasi mobil, melipat kaca spion dan mengaktifkan rem saat mobil sedang bergerak. Selain itu, mereka juga bisa membuka atap mobil, menggerakan kursi dan mengaktifkan lampu sein setelah berhasil meretas sistem Tesla.

Dalam pernyataannya, pihak Tesla mengatakan, bahwa hanya dalam waktu 10 hari sejak mendapatkan laporan akan kelemahan ini, Tesla telah meluncurkan over-the-air software update untuk mengatasi masalah keamanan ini. Masalah yang didemonstrasikan hanya akan menjadi aktif jika browser diaktifkan dan mobil korban berada di dekat WiFi yang mengandung malware. Perkiraan kami, risiko pada pengguna sangat rendah. Namun, kami tetap memberikan respons cepat dengan mengatasi kelemahannya.

Sementara itu, tim Keen menuturkan, bahwa tim Tesla memiliki sikap yang proaktif ketika mereka melaporkan kelemahan yang ada pada Tesla. Dan satu hal yang patut dicatat adalah Tesla cepat tanggap dan dapat menyelesaikan masalah ini dalam waktu yang relatif singkat. (Jhon/asr)