Ayah Penyayang Membuatkan Tato Kasih Sayang untuk Anaknya yang Berkelainan Kemampuan

124

Alistair Campbell, seorang ayah penyayang dari New Zealand, membuat gambar tato berupa bahan implan koklea di kepalanya ketika anaknya Charlotte melakukan pembedahan  untuk merawat masalah pendengaran yang dihidapi kanak-kanak berusia 6 tahun itu.

Sebagaimana diwartakan New Zealand Herald, Charlotte menjalani pembedahan implan pertama pada tahun 2014 sewaktu dia berusia 4 tahun. Pada tahun 2016, dia terpaksa menjalani pembedahan kedua di Hospital Gillies.

Untuk memberikan dukungan terhadap apa yang terpaksa dilalui anaknya itu, Alistair membuat keputusan untuk membuat tato di sebelah kiri kepalanya. Dia ingin membuatkan Charlotte sadar bahwa kesakitan yang dialami anaknya itu turut dirasakan ayahnya.

Alistair terpaksa mencukur habis rambutnya untuk mendapatkan tato tersebut, tetapi dia berkata bahwa dia akan membiarkan rambutnya tumbuh kembali dan hanya akan mencukurnya semula pada hari-hari istimewa atau sewaktu-waktu Charlotte ingin melihat tanda tato tersebut.

Charlotte sangat menyukai tato yang dibuat ayahnya itu. Anak kecil tersebut dilihat ketawa riang dan memegang tanda itu sambil berkata kepada ayahnya bahawa tatu itu sangat hebat.

Si ibu Anita Campbell berpendapat bahwa Charlotte terlalu muda untuk memahami apa yang dilakukan ayahnya itu. Anita juga berharap pembedahan kedua ini akan berhasil.

Abang Charlotte yang berusia 8 tahun juga memerlukan alat bantuan pendengaran, jadi hal demikian bukanlah sesuatu yang mengejutkan bagi Anita saat dia mengetahui bahwa Charlotte juga mempunyai masalah serupa.

Sejumlah foto di Twitter yang memaparkan Alistair memangku Charlotte sambil memperlihatkan tatonya telah tersebar luas di dunia maya. (NTD.TV/Erabaru/com.my/asr)