Suku Terisolir ini Membangun Rumah di Atas Pohon, Ketinggiannya Mencapai 50 Meter!

172

Ada sekelompok penduduk asli yang hidup terisolir dalam hutan belantara di bagian tenggara dari Pulau Papua New Guinea. Mungkin saja, mereka ini menjadi satu-satunya suku di dunia yang membangun tempat tinggal dan berdiam di atas pepohonan.

Tempat tinggal mereka bangun di atas pohon sagu yang biasanya berjarak 6 – 25 meter. Bahkan ada pula yang berjarak 50 meter dari tanah, dan mereka naik turun dengan tangga yang terbuat dari batang pohon sagu yang sudah kering. Karena itu suku ini dikenal sebagai “Orang berumah pohon.”

Mereka memilih tinggal di atas pohon karena pertama, bisa mengawasi sekeliling, mudah untuk berkomunikasi dengan tetangga. Kedua, dapat menghindari bahaya.

Kaum wanita “Orang berumah pohon” menjaga dan merawat anak dalam rumah, sedangkan kaum lelakinya pergi keluar untuk mencari makanan.

Semua pekerjaan mereka lakukan dengan tangan, tanpa bantuan peralatan. Mereka yang hampir tidak berhubungan dengan dunia luar harus hidup prihatin dalam lingkungan yang penuh tantangan. (Sinatra/rmat)