EpochTimesId – Perusahaan ‘Start-up’ otomotif yang berbasis di Munich, Jerman, memanfaatkan teriknya matahari di kawasan Bavaria pada musim panas ini. Mereka melakukan uji coba perkembangan akhir dari sistem pengisian mobil Sion.

Mobil itu adalah sebuah kendaraan listrik bertenaga surya. Sion memungkinkan untuk mengisi daya saat mobil sedang dikendarai.

Jerman kemungkinan akan gagal memenuhi targetnya untuk menempatkan 1 juta mobil listrik di jalan raya pada tahun 2020. Akan tetapi, pemerintah mengatakan pada bulan April lalu bahwa mereka siap menawarkan dukungan kepada perusahaan yang membuat baterai untuk kendaraan listrik.

Sono Motors, yang didirikan pada tahun 2016, mengembangkan Sion, kendaraan listrik lengkap yang memiliki sel surya yang diintegrasikan ke dalam ‘bodywork’-nya. Mobil memiliki banyak pilihan untuk mengisi ulang, dapat diisi melalui tenaga surya, dari outlet listrik konvensional, atau dari batery mobil listrik lainnya.

Produksi akan dimulai pada paruh kedua tahun 2019 di salah satu pabrik di Jerman. Perusahaan memiliki sekitar 5.000 pesanan yang akan dijual seharga pada 16.000 euro (sekitar 268 juta rupiah) pada tahun depan.

Sion akan memiliki 330 sel surya yang melekat pada atap, bonnet, dan sisi kendaraan. Sistem akinya akan menawarkan kemampuan sekitar 250 km (155 mil) sebelum perlu diisi ulang.

“Kami memiliki pemanas kursi, ada AC, ada sistem infotainment besar di mana saya juga dapat menghubungkan ponsel saya secara interaktif, yang berarti saya benar-benar memiliki kendaraan lengkap yang sangat sederhana, tidak memiliki embel-embel,” Laurin Hahn, ‘co-founder’ dan ‘chief executive’ startup itu mengatakan kepada Reuters. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds