Erabaru.net. Lemon adalah salah satu buah yang memiliki manfaat sebagai obat terbaik di antara jenis buah-buahan lainnya. Lemon kaya akan vitamin C, gula, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, dan sebagainya.

Lemon sering digunakan untuk membuat jus, kadang-kadang digunakan sebagai penyedap masakan. Karena lemon kaya akan vitamin C, sehingga ia dianggap sebagai lawan “Skorbut”, yakni suatu penyakit langka yang terjadi pada saat tubuh kekurangan vitamin C.

Lemon rendah kalori, kaya akan asam sitrat, yang merupakan sumber kalium, kalsium, zat besi, vitamin C dan bioflavonoid, memiliki efek mencegah dan menghilangkan pigmentasi kulit, juga dapat mencegah masuk angin, menstimulasi hematopoiesis dan membantu mengurangi risiko dari berbagai jenis kanker.

Berikut adalah khasiat dan manfaat dari buah lemon:

Melindungi dan memutihkan kulit

Lemon yang kaya akan vitamin C ini dianggap oleh industri kosmetik sebagai bahan penting dalam produk-produk perawatan dan pemutih kulit. Selain kaya akan vitamin C, lemon juga mengandung vitamin A, B1, B2 dan senyawa lainnya.

Asam sitrus yang ada pada buah lemon, merupakan zat pemutih alami yang baik untuk mencerahkan warna kulit dan juga solusi kecantikan kulit yang menyeluruh. Sementara untuk kulit yang sensitif bisa menambahkan madu agar tidak terasa perih.

Caranya:

Campur 2 sendok makan air perasan jeruk lemon dengan 3 sendok makan air dan oleskan secara merata pada wajah serta leher dan beberapa bagian tubuh seperti siku dan lutut. Diamkan selama 30 menit lalu bersihkan dengan air. Gunakan secara teratur untuk hasil yang maksimal.

Sebagai anti oksidan

Lemon kaya akan vitamin C, merupakan senyawa yang membantu pembentukan kolagen, yaitu bahan protein yang mengikat sel-sel. Vitamin ini penting bagi perbaikan semula dan pertumbuhan jaringan, sel, gusi, pembuluh darah, tulang dan gigi.

Manfaat vitamin C pada lemon juga berfungsi sebagai anti oksidan (penangkal radikal bebas), anti inflamasi, mempercepat proses penyembuhan luka, meringankan sakit gigi dan radang gusi serta dapat memutihkan gigi.

Madu + Lemon :

Minumlah air lemon dengan campuran madu dan air hangat setiap pagi, maka Anda akan merasakan manfaat berikut ini.

*Baik untuk kulit
*Melancarkan pencernaan
*Meningkatkan kesehatan jantung
*Menguatkan sistem kekebalan tubuh
*Menyingkirkan racun tubuh
*Meredakan batuk dan sakit tenggorokan

Mengatasi sariawan

Kandungan antibakteri dan antivirus yang ada pada buah lemon bisa menyembuhkan sariawan dengan segera. Berkumurlah dengan campuran air perasan lemon dan air hangat, lakukan 3 kali sehari. Mungkin rasanya akan sedikit perih namun yang penting bisa segera sembuh.

Mengatasi demam

Menggigil dan demam mungkin bisa jadi disebabkan oleh banyak faktor, namun lemon selalu bisa diandalkan sebagai obat yang manjur untuk keduanya. Cukup peras satu buah lemon ke dalam secangkir air hangat, tambahkan madu dan minum setiap 2 jam sekali hingga demam hilang.

Membunuh sel-sel kanker

Minum air lemon atau lemonade, berkhasiat menekan timbulnya flek atau bintik hitam, memutihkan kulit. Selain itu juga berefek sebagai pelengkap kalsium, dan menurunkan berat badan. Tapi yang lebih penting, lemon adalah suatu produk ajaib yang digunakan untuk membunuh sel-sel kanker. Air lemon tidak menimbulkan efek samping seperti kemoterapi, tapi ia bisa memberikan pengaruh yang kuat terhadap kista dan tumor.

Tanaman ini telah terbukti dapat melawan semua jenis kanker, jauh lebih baik sekali daripada doxorubicin yang biasa digunakan secara global untuk kemoterapi, ia (air lemon) dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Dan yang lebih menakjubkan, terapi dalam pengobatan yang diekstrak dari lemon ini hanya akan menghancurkan sel-sel kanker ganas, tapi tidak akan berdampak pada sel-sel yang sehat!

Mencegah kardiovaskular

Bahan yang dibutuhkan adalah 1 cangkir jus bawang putih, 2 cangkir jus lemon, 1 cangkir jus jahe dan 1 cangkir cuka apel.

Cara membuatnya:

  • Campurkan semua bahan dalam panci dan masak sekitar 30 menit
  • Angkat dan dinginkan, lalu tambahkan 2-3 cangkir madu
  • Potong 2 buah lemon, kemudian potong 2 siung bawang putih, blender hingga halus
  • Campurkan ke dalam campuran bahan yang sebelumnya telah dimasak, aduk rata
  • Pindahkan campuran ke dalam botol kaca dan letakkan dalam lemari pendingin

Minum satu sendok makan campuran ini setiap pagi sebelum sarapan selama 3 minggu.
Beri jeda 1 minggu, lalu ulangi perawatan selama 3 minggu lagi.

Lakukan hal ini dua kali setahun untuk mencegah kardiovaskular yang mengancam kesehatan.

Jerawat, Arthritis dan Asma

Bahan:

½ gelas jus lemon, ½ cangkir jus jahe, 25 siung bawang putih, 1 cangkir cuka sari apel, dan 1 cangkir madu lebah murni.

Cara membuat:

Campur jus lemon dengan jus jahe dalam mangkuk. Masukan 25 siung bawang putih dalam blender, dan blender beserta jus lemon dan jahe.

Tambahkan satu cangkir cuka sari apel dan secangkir madu. Tuangkan campuran ini ke dalam toples kaca, dan simpan dalam kulkas setidaknya selama lima hari sebelum digunakan.

Dosis:

Untuk pencegahan penyakit ini, disarankan agar Anda mencampur dua sendok makan itu ke dalam segelas air hangat.

Anda bisa mengonsumsi dua kali dalam sehari, tapi pastikan salah satunya saat malam hari sekitar satu jam setelah makan malam.

Caranya:

  1. Jerawat: Oleskan sedikit ramuan ini ke daerah yang terdapat jerawat dengan menggunakan kapas.
  2. Arthritis: Minum dosis pertama di pagi hari, dan sebelum tidur.
  3. Asma: Minum satu sendok teh pada waktu perut kosong sebelum sarapan pagi.

Mengobati batu ginjal

1. Jus lemon

Senyawa asam sitrat pada buah lemon dapat mencegah pembentukan batu ginjal dengan cara meningkatkan kadar asam dalam urin.

Potassium citrate, formula yang dapat mengobati batu ginjal tidak lain dan tidak bukan terbentuk dari senyawa asam sitrat ini. Untuk memenuhi kebutuhan asam sitrat harian, dianjurkan mengonsumsi 200 – 400 gram jus lemon per hari. Jus lemon tersebut dapat diminum langsung atau dicampur dengan segelas air hangat.

2. Jus lemon dan cuka apel

Selain lemon, cuka apel juga dikenal sebagai sumber utama asam sitrat. Campur perasan setengah buah lemon dengan satu sendok makan cuka apel dan segelas air, aduk rata dan minum. Campuran tersebut dapat kembali dikonsumsi dalam rentang waktu 2 hingga 3 jam, bergantung pada seberapa serius batu ginjal yang dialami.

3. Jus lemon, rumput gandum dan kemangi

Sama seperti lemon, daun kemangi juga mengandung cukup banyak asam nitrat. Selain itu, campuran ketiga bahan tersebut dapat menurunkan kandungan asam dalam urin dan darah, yang menjadi penyebab pembentukan batu ginjal.

Caranya, campurkan satu gelas jus rumput gandum dengan satu sendok teh jus lemon dan satu sendok teh daun kemangi. Konsumsi setidaknya dua kali sehari untuk hasil yang lebih maksimal.

4. Jus lemon dan minyak zaitun

Campuran jus lemon dan minyak zaitun akan melindungi dinding dalam ginjal dari substansi berbahaya pembentuk batu ginjal, seperti garam dan mineral.

Caranya cukup mudah, hanya dengan mencampurkan ¼ gelas jus lemon dengan minyak zaitun. Setelah mengonsumsi ramuan tersebut, pastikan meminum banyak air. Cara tersebut dapat dilakukan selama 3 hari berturut-turut atau hingga ginjal dapat melakukan proses sekresi secara maksimal kembali.

Apa yang perlu diingat jika ingin mencoba resep di atas, yang pertama adalah selalu menggunakan buah lemon segar, bukan jus lemon dalam kemasan. Kedua, untuk pencegahan, Anda dapat mengonsumsi teh lemon secara rutin. Terakhir, jika gejala tersebut belum juga menunjukkan adanya perkembangan setelah 2 atau 3 hari mengonsumsi salah satu resep, segera kunjungi dokter untuk berkonsultasi.

buah lemon

Siapa saja yang tidak cocok minum air lemon ?

Penderita tukak lambung atau hyperacidity lambung (kelebihan asam lambung) dan mereka yang menderita penyakit semacamnya itu tidak cocok minum air lemon, kalau minum juga tidak boleh berlebihan dalam sehari, jika tidak, akan menyebabkan gangguan pada fungsi pencernaan (usus, lambung), kerusakan gigi dan ganguan lainnya.

Tips memilih lemon segar :

  1. Bila Anda ingin menggunakan kulit lemon sebagai salad dressing, penambah rasa asam pada kue lemon atau Anda akan memakainya langsung dengan kulitnya, ada baiknya untuk memilih lemon yang bersertifikat organik di pasar. Karena ada beberapa kulit lemon yang tidak aman bila dimakan mentah.
  2. Pilih lemon yang berukuran kecil dengan warna kuning cerah. Biasanya lemon yang berukuran kecil lebih enak dijadikan jus daripada lemon yang berukuran besar.
  3.  Pegang seluruh kulit lemon. Lemon yang sudah lama akan lembek dan kasar saat disentuh.
  4. Hindari membeli lemon yang berwarna kekuningan kusam dan ada bintik-bintiknya. Mungkin lemon ini segar tetapi memiliki keasaman yang lebih tinggi. Bila berbintik hitam atau cokelat, bisa jadi lemon sudah hampir busuk.
  5. Carilah lemon yang terasa halus. Lemon yang teksturnya keras dan berkulit tebal biasanya tidak terlalu banyak air.

Semoga resep ini bisa bermanfaat untuk Anda.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds