Erabaru.net. Tebu adalah tanaman yang tumbuh di daerah tropis sampai sub tropi. Tanaman sering dijadikan bahan baku utama pembuatan gula. Tebu mengandung banyak nutrisi penting. Para ilmuwan medis Tiongkok kuno juga mengggolongkan tebu sebagai obat ”suplemen” yang baik untuk kesehatan.

Dari hasil penelitian medis, tebu memiliki efek meredakan panas, melembabkan paru-paru, menguatkan limpa dan lambung, juga efektif melembabkan tenggorokan dan meredakan batuk.

Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang tanaman tebu?

Tanaman tebu terdiri dari berbagai jenis, salah satunya adalah Tebu Hitam. Kulitnya hitam kemerahan, pedikelnya (tangkai berdaging) kaya akan serat, banyak mengandung air, rasanya manis dan segar. Sementara tanaman tebu lain umumnya berpenampilan hijau pada kulitnya, teksturnya kasar, tidak cocok dimakan mentah, kadar gulanya tinggi.

Kandungan gizi :

Tebu mengandung sukrosa, polisakarida, karbohidrat, asam amino, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, protein, lemak, kalsium, fosfor, zat besi dan glukosa, fruktosa dan nutrisi lainnya. Kandungan zat besinya adalah yang tertinggi, sehingga dijuluki sebagai “tanaman penambah darah”.

Tebu yang dipanggang mengandung nutrisi yang tinggi?

Minum jus tebu hangat bermanfaat menguatkan organ limpa dan lambung. Apalagi jika menyantap tebu yang dipanggang di atas bara, bukan saja rasanya lebih manis, tetapi juga dapat melembabkan paru-paru dan tenggorokan, juga berkhasiat menghilangkan dahaga, mengembalikan cairan tubuh, melegakan tenggorokan dan menjaga stamina.

Berikut adalah resep terapi untuk perawatan kesehatan dari tebu.

Air tebu + lobak

Berkhasiat meredakan panas dalam, penawar racun alkohol dalam tubuh, gejala mual, kurang nafsu makan dan gejala tidak nyaman lainnya.

Bahan dan cara membuat :

Siapkan 200 gr tebu, 150 gr lobak segar. Potong kecil, haluskan, rebus sampai lobak matang, saring airnya, dan minum sesuai takaran.

Air tebu + jahe

Berkhasiat mengatasi infeksi saluran kemih, panas dalam, sakit maag dan sebagainya.

Bahan dan cara membuat :

Siapkan tebu 250gr – 500gr, jahe 15gr -30gr. Masing-masing dipotong kecil, dan cincang hingga keluar airnya. Dibagi 3 – 4 kali minum.

Tebu + Chinese yam atau ubi Tiongkok (Dioscorea opposite)

Berkhasiat untuk batuk berdahak.

Siapkan setengah mangkuk ubi Tiongkok yang telah dilumatkan, setengah mangkuk air tebu, kemudian campurkan keduanya dan aduk rata. Lalu dikukus, dan minum, khasiatnya sangat baik bagi kesehatan fisik disamping meredakan batuk berdahak.

Tebu + daging sapi

Untuk mencerahkan mata, cocok dikonsumsi oleh orang paruh baya dan lanjut usia.

Buat bakso yang terbuat dari air tebu dan daging sapi, rasanya manis dan tidak berminyak, empuk dan harum, kaya akan protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, niacin, vitamin E serta nutrisi lainnya.

Bahan:

500 gr daging sapi, setengah cangkir jus tebu, beberapa lembar daun selada, 1 sdm arak untuk masakan (jika diinginkan), 2 sdm kecap, 1 sdt minyak salad, 1 sdm tepung kentang, 500 gr minyak sayur.

Cara membuat :

1. Cuci bersih dan cincang daging sapi, cuci bersih daun selada, sisihkan di atas piring.
2. Campurkan daging sapi yang telah dilumatkan dengan minyak salad dan kecap, aduk merata searah jarum jam, tambahkan setengah cangkir sari tebu dan tepung kentang, aduk lagi searah jarum jam hingga menjadi pasta/adonan. Buat bulatan bakso.

3. Panaskan 500 gr minyak, masukkan satu persatu bakso yang telah jadi, dan goreng sampai berwarna kuning keemasan, angkat lalu tiriskan dan letakkan di atas daun selada, siap disajikan.

Tebu + lobak putih dan bunga bakung

Berkhasiat menambah darah dan memenuhi kebutuhan zat besi, meredakan panas dalam dan detoksifikasi.

Masukan lobak putih, bunga bakung dan air tebu, kemudian blender menjadi jus, dan minum secara teratur, ramuan ini berkhasiat sebagai terapi ajuvan untuk penyakit bronkitis dan tuberculosis.

Cara lain:

Rendam bunga bakung 1 jam dengan air hangat. Setelah itu, potong kecil-kecil. Cuci bersih lobak putih, potong kecil-kecil.

Buang kulit tebu, potong kecil-kecil dan masukkan ke dalam blender, tambahkan air hangat, kemudian saring airnya.

Masukkan lobak putih dan bunga bakung yang telah dipotong ke dalam wadah berisi air tebu, tambahkan air. Perbandingan takaran air dengan bahan tadi adalah 3: 1, didihkan dengan api besar, kemudian didihkan kembali selama 5 menit dengan api sedang dan kecil.

Setelah 5 menit, siap untuk disajikan.

Nilai gizi :

Tebu kaya akan fruktosa, vitamin, asam organik, kalsium, zat besi, dan nutrisi lainnya,

Selain itu, ramuan ini juga dapat mengobati dada panas disertai batuk kering, mulut kering, volume urin kurang dan kuning. tinja kering dan sebagainya.

Sementara itu, lobak putih dan bunga bakung, disamping berkhasiat meredakan panas dalam, juga dapat mengencerkan dahak, meredakan batuk serta melembabkan paru-paru, menenangkan saraf, mengobati insomnia dan sering bermimpi.

Tebu tidak cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang memiliki gejala-gejala seperti berikut:

Meskipun tebu sangat bermanfaat bagi kesehatan, namun, ada sekelompok orang yang tidak cocok mengonsumsinya, seperti penderita diabetes, atau tukak lambung. Mereka dengan gejala ini sebaiknya menghindari mengonsumsi tanaman ini, karena sari tebu bersifat dingin, jadi mereka yang fisiknya lemah dan dingin, sebaiknya tidak minum berlebihan.

Hindari tebu berjamur

Tebu mengandung banyak air, jika disimpan dengan tidak benar dan berjamur dapat menghasilkan racun, di antaranya neurotoxin yang disebut 3-nitro propionic acid, yang mudah menyebabkan keracunan setelah Anda mengonsumsinya.

Tebu yang segar umumnya relatif hijau dari segi warna kulitnya dengan daging putih. Tebu yang berjamur biasanya berwarna merah di dalamnya. Jika tebu yang dipotong dan tampak bintik-bintik merah atau bintik-bintik berjamur, sebaiknya jangan dimakan.

Tebu yang aman dikonsumsi jika ampasnya berwarna putih setelah diperas. Jika tanpa sengaja menyantap tebu yang memancarkan aroma alkohol, asam atau aroma berjamur dapat menyebabkan keracunan, dan mengakibatkan kerusakan pada saraf optik atau sistem saraf pusat.

Gejala ringannya berupa mual-mual, diare atau tidak nyaman pada lambung dan usus : Sebaliknya jika terjadi hal yang serius, dapat berakibat fatal seperti penyakit ensefalopati toksik (kelainan atau penyakit otak), kejang, koma, kegagalan pernapasan dan bahkan kematian.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds