Erabaru.net. Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti diantaranya Taiwan, Vietnam, Philipina, Indonesia dan Malaysia. Oleh orang Vietnam dan orang Tionghoa buah ini  dianggap sebagai pembawa berkah.

Buah naga atau buah keberuntungan merupakan buah-buahan yang melimpah di musim panas. Buah ini mengandung multi serat, rendah kalori, bergizi tinggi, kaya vitamin C, protein nabati, antosianin, serat makanan larut air, karoten dan sebagainya. Memiliki khasiat sebagai antioksidan, anti-radikal bebas dan anti-penuaan, selain itu juga dapat meningkatkan pencegahan degenerasi sel-sel otak.

Antosianin adalah antioksidan alami

Antosianin yang terkandung dalam buah naga merupakan antioksidan alami paling efektif dalam menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh dan sudah diakui secara internasional. Kemampuannya dalam melawan oksidasi radikal bebas adalah 15 kali dari vitamin E, dan 20 kali dari vitamin C.

Penelitian di Taiwan menemukan bahwa kandungan antosianin dalam buah naga merah adalah 15 kali dari buah cherry, dan 28 kali lipat dari buah anggur red globe, selain memiliki khasiat sebagai antioksidan yang kuat, juga dapat mencegah tekanan darah tinggi, dan memperlambat disfungsi hati.

Antosianin adalah suatu pigmen larut air, memiliki zat gizi yang sangat besar pengaruhnya bagi tubuh kita. Di Eropa, antosianin dikenal sebagai “kosmetiknya kecantikan kulit”, senyawa ini dapat memenuhi gizi dan menghilangkan radikal bebas berbahaya di dalam tubuh serta mencegah terjadinya kerutan kulit lebih awal.

Buah naga, memiliki khasiat sebagai obat herbal alami, mengandung albumin yang jarang dimiliki tumbuhan lainnya, sementara kandungan antosianin dan serat makanan larut air dari buah naga ini, memiliki khasiat menurunkan tekanan darah, menghilangkan panas dalam, dan memperbaiki masalah sembelit, sangat cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang berusia paruh baya.

Namun, meskipun Anthocyanin memiliki khasiat yang kuat sebagai anti-penuaan, tapi tidak bisa diekstrak sepenuhnya, hanya bisa memenuhi kandungan antosianin melalui makanan.

Kandungan antosianin paling banyak terdapat pada buah-buahan dan sayuran berwarna ungu, bagi kaum hawa yang sering mengonsumsi buah ini, tidak hanya dapat memiliki kulit yang halus mulus, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas tidur dan memperbaiki penglihatan serta membantu membentuk tubuh yang ideal.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds