Erabaru.net. Tubuh kita dapat mengeluarkan bahan-bahan yang tidak diperlukan tubuh seperti lemak, racun dan lendir, yaitu melalui air kencing dan buang air besar.

Namun, ketika kandungan racun terlalu tinggi yang menyebabkan tubuh kita tidak lagi dapat menyingkirkannya, racun akan menumpuk dalam tubuh untuk waktu yang lama.

Apa yang kita ketahui tentang racun?

(Foto: depositphotos.com)

Seperti kita ketahui, racun adalah zat asing berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Ketika racun tidak dihilangkan, itu akan tersimpan di dalam tubuh tanpa menunjukkan tanda bahwa itu ada di tubuh kita.

Hanya ketika tingkat racun dalam tubuh meningkat sampai tubuh kita tidak lagi dapat menyingkirkannya, maka kita akan mulai mengalami berbagai efek yang menunjukkan detoksifikasi amat sangat diperlukan tubuh.

Racun berasal dari banyak faktor, termasuk:

  • Racun lingkungan: Racun ini biasanya berasal dari daerah industri di mana ada mobil, air dan polusi udara, radiasi, pestisida dan herbisida. Selain itu, racun juga hadir dalam produk pembersih seperti parfum, penyemprot rambut, dan tata rias.
  • Toksin gaya hidup: Racun ini biasanya berasal dari bahan kimia yang kita masukkan ke dalam tubuh seperti gula, alkohol, kafein, tembakau, dan makanan olahan.
  • Reaksi metabolisme: Ketika tubuh kita mulai memecah protein, gula dan lemak, sebenarnya mulai menghasilkan racun. Namun, jika kita melakukan diet yang tidak seimbang maka racun akan tetap berada di dalam tubuh.
  • Mikroba usus: Saluran gastrointestinal dipenuhi dengan ragi dan bakteri yang membantu mencerna makanan. Seiring pertumbuhan bakteri yang tumbuh di saluran usus, racun akan masuk ke dalam tubuh melalui darah dan dengan demikian berdampak buruk bagi kesehatan.
  • Racun emosional: Tekanan, ketakutan atau trauma dapat mempengaruhi sistem saraf dan hormonal dan dengan demikian mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mendeteksi secara alami.

Berikut adalah10 tanda yang menunjukkan tubuh Anda menimbun banyak racun:

1. Berat badan

(Foto: runtastic.com)

Pernahkah Anda merasakan berat badan Anda bertambah meskipun Anda menekankan nilai kalori yang Anda ambil atau Anda rajin berolahraga? Ada banyak racun lipofilik yang disimpan di lemak tubuh.

Racun ini mengandung pestisida yang akan menyebabkan tubuh membangun lebih banyak sel-sel lemak yang bertujuan untuk menyimpan racun ini lebih banyak. Inilah sebabnya mengapa Anda tidak dapat menurunkan berat badan sampai Anda menyingkirkan racun dari tubuh Anda.

2. Sering kelelahan

(Foto: HealthHub)

Apakah Anda masih merasa lelah sepanjang waktu meskipun Anda cukup tidur? Ketika tubuh mengandung racun yang berlebihan, itu mempengaruhi kelenjar adrenal. Racun juga bisa menyebabkan Anda merasa lelah dan mengantuk.

3. Insomnia (sulit tidur)

(Foto: The Psych Professionals/depositphotos.com)

Jika Anda merasa tubuh Anda masih terjaga dan tertekan, mungkin kadar hormon kortisol tidak seimbang. Kortisol adalah sejenis hormon yang dikeluarkan oleh tubuh (terutama di malam hari) untuk menghilangkan stres.

Kadar kortisol untuk orang sehat tinggi di pagi hari dan semakin menurun sepanjang hari. Tetapi ketika kortisol tidak seimbang, tahapnya menjadi tinggi di malam hari. Ini berarti bahwa individu akan aktif di malam hari dibandingkan pagi hari.

Seseorang dengan insomnia dalam jangka panjang akan terkena penyakit serius seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk detoksifikasi jika Anda merasakan ketidakseimbangan kortisol.

4. Kerusakan berpikir

(Foto: © depositphotos.com)

Racun secara langsung dapat mempengaruhi otak secara langusng termasuk penambah rasa dan pemanis buatan. Penambah rasa dan pemanis butan ini mampu membunuh sel-sel otak dan mencegah oksidasi otak.

Karena itu, makan lebih sedikit makanan yang mengandung banyak penambah rasa atau pemanis bautan seperti minuman bersoda, permen karet, makanan olahan dan sejenisnya.

5. Sakit kepala yang sulit dijelaskan

(Foto: depositphotos.com)

Jika Anda terus merasa sakit kepala dan sulit untuk menjelaskan penyebabnya, kemungkinan kadar racun Anda lebih tinggi dari biasanya. Seperti disebutkan sebelumnya, Anda harus mengontrol asupan makanan yang mengandung kandungan tinggi aditif buatan atau pemanis buatan.

6. Perubahan emosi

(Foto: depositphotos.com)

Jika Anda sering mengalami perubahan emosional sepanjang hari, itu adalah tanda hormon dalam tubuh Anda yang tidak seimbang yang disebabkan oleh racun seperti xenoestrogen. Di antara penyumbang racun ini adalah penggunaan plastik. Karena itu, hindari penggunaan plastik untuk mengurangi racun ini dari tubuh.

7. Bau badan yang tidak menyenangkan

(Foto: depositphotos.com)

Jika Anda sering mengalami napas bau, buan air besar atau buang angina yang bau busu, ini mungkin menunjukkan bahwa hati dan usus besar Anda sedang mencoba untuk menyingkirkan racun tingkat tinggi dari tubuh.

Selain itu, jika Anda mengalami kembung yang berkepanjangan, tidak merasa lapar dan sering bau badan, maka Anda harus mengeluarkan racun dari tubuh. Caranya adalah dengan meminum susu thistle, minyak zaitun dan jus lemon.

8. Sembelit

(Foto : depositphotos.com)

Menghilangkan limbah dari tubuh setiap hari sangat penting. Jika Anda menemukan bahwa Anda jarang membuang sampah karena kurangnya asupan makanan bergizi, maka racun akan terserap ke dalam darah dan akan disimpan di dalam tubuh.

Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk minum banyak air bersama dengan diet kaya anti-oksidan dan serat. Dengan cara ini, ia dapat menghilangkan sembelit, kembung dan mencegah racun terserap ke dalam aliran darah.

9. Nyeri otot

(Foto : depositphotos.com)

Jika Anda mengalami nyeri otot berulang kali, ini mungkin tanda kandungan racun dalam tubuh Anda tinggi. Racun memiliki kemampuan untuk merangsang reseptor rasa sakit yang terletak di otot-otot yang kemudian menyebabkan nyeri otot, kejang atau kram.

Racun biasanya memberikan efek langsung ke otot karena biasanya berasal dari makanan yang telah dimakan di siang hari. Jika Anda mengalami kram otot yang tidak dapat dijelaskan, catat dalam jurnal Anda ketika itu terjadi dan apa yang Anda makan di siang hari untuk melihat makanan apa yang mungkin menjadi penyebabnya.

10. Reaksi kulit

(Foto : depositphotos.com)

Tugas utama hati adalah membuang banyak racun dari tubuh. Ketika tubuh mengandung banyak racun, hati tidak lagi bisa membuangnya. Jadi organ lain seperti kulit mencoba menyingkirkan racun.

Ketika kulit mencoba untuk menyingkirkan racun dalam tubuh, itu menunjukkan reaksi yang berat terhadap proses tersebut karena ia merasa racun bertindak sebagai racun. Inilah yang menyebabkan jerawat, ruam kulit, eksim, dermatografi dan bisul.

Kesimpulannya, jika Anda percaya bahwa tubuh Anda mengandung racun yang tinggi dan Anda juga mengalami gejala yang disebutkan di atas, maka Anda harus mencoba diet detoksifikasi sehingga racun dapat disingkirkan dari sistem Anda.

Diet dalam makanan organik yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan yang kaya antioksidan dapat membantu menyehatkan tubuh Anda secara keseluruhan. Ingat, terus hidrasi dan lakukan olahraga secara teratur.(yant)

Sumber: erabaru.my/ Bright Side

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds