Lima – Pihak berwenang di Peru mengatakan bahwa mantan kepala polisi negara itu, Jenderal Raúl Becerra terlibat dalam sindikat perdagangan bayi. Jenderal purnawirawan itu menjadi salah satu diantara 14 orang yang ditangkap karena diduga memperdagangkan bayi.

Polisi menangkap Becerra dan pacarnya, Cintia Tello dalam penggerebekan di rumah mantan kepala kepolisian itu pada Selasa (6/11/2018) dinihari. Kantor Kejaksaan Peru langsung mengkonfirmasi informasi itu pada Selasa sore, seperti dikutip dari BBC.

Pihak berwenang menuduh pasangan itu menjadi bagian dari sebuah geng yang dijuluki, “the Soulless Human Traffickers (Pedagang Manusia Tanpa Jiwa)”. Kelompok penjahat itu dikatakan telah memangsa perempuan hamil yang miskin, dan membujuk mereka untuk menyerahkan anak-anaknya.

Para pejabat mengatakan mereka meyakini bahwa Tello adalah pemimpin geng tersebut.

Seorang bayi berusia 5 bulan berhasil diselamatkan dalam penanganan kasus itu. Para pejabat mengatakan, ini adalah serangkaian penggerebekan terkoordinasi yang menargetkan 18 properti di kota selatan Peru, Arequipa.

The Guardian melaporkan bahwa anggota geng termasuk pekerja rumah sakit yang berperan untuk mengidentifikasi ibu yang dapat dieksploitasi. Di antara mereka yang ditangkap dan dituduh sebagai anggota kelompok kriminal adalah dokter anak dan dokter kandungan.

Geng itu juga beranggotakan dua wanita yang, menurut The Guardian, mencari wanita hamil miskin yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan aborsi. Aborsi adalah ilegal di Peru, kecuali kesehatan ibu berisiko.

Kedua wanita yang dituduh itu diduga membujuk dan memberi uang kepada para wanita untuk tidak menggugurkan kandungan mereka. Sang Ibu kemudian diminta menyerahkan bayi yang baru lahir sebagai imbalan dari pembayaran.

Biaya atau harga yang dibayar untuk satu bayi sekitar 4.000 Sol Peru (US$ 1,187 atau sekitar 17 juta rupiah), media setempat melaporkan, mengutip rilis Kantor Kejaksaan.

Sejumlah anggota organisasi kriminal kemudian merawat bayi di berbagai lokasi. Sementara para pemimpin kelompok mencari pelanggan (pembeli) dan memimpin transaksi.

Penyidik ​​dilaporkan mencari tahu apakah bayi-bayi itu ditawarkan untuk adopsi ilegal kepada orang asing atau, mungkin, untuk perdagangan organ.

Becerra menjadi kepala kepolisian nasional Peru pada November 2010, selama pemerintahan mantan Presiden Alan Garcia. Dia menjabat selama sekitar satu tahun, dan digantikan pada Oktober 2011.

Becerra diberhentikan setelah seorang bawahan menuduhnya melakukan pelecehan seksual, menurut surat kabar lokal El Comercio. Becerra membantah tuduhan pelecehan seksual tersebut.

Semua tersangka yang ditangkap kini sedang diselidiki untuk kasus kejahatan terorganisir, perdagangan manusia, serta kejahatan terhadap kehidupan dan kesehatan, menurut The Guardian.

Polisi mengatakan sekitar 500 petugas penegak hukum ambil bagian dalam penanganan kasus itu. (TOM OZIMEK dan Reuters/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

Video Pilihan :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds