fbpx
Tuesday, December 7, 2021
HomeNEWSINTERNATIONALItalia Berlakukan Paspor Vaksin, Memicu Gelombang Protes Skala Besar

Italia Berlakukan Paspor Vaksin, Memicu Gelombang Protes Skala Besar

 Yu Ting – NTD

Ribuan warga Italia berkumpul di depan arena Romawi kuno “Circus Maximus” pada  Jumat (15/10/2021), untuk memprotes tindakan paksaan pemerintah, demi membela hak asasi manusia dan Konstitusi Italia.

Seorang pengunjuk rasa, Luciana Conti mengatakan, pemerintah merampas kebebasan warga. “Saya ingin memiliki hak untuk memilih. Saya berusia 69 tahun. Saya tidak tahu apakah mereka berbohong atau vaksin menyelesaikan tes. Mengapa Saya harus mengambil risiko?,” ujarnya. 

Orang-orang di Trieste Marina berteriak: “Tidak menerima izin hijau!”

Di Trieste, pelabuhan utama Italia, ratusan pekerja juga menggelar demonstrasi untuk memprotes penggunaan “paspor vaksin” oleh pemerintah. Mereka menuding pemerintah menerapkan aturan totaliter, yang merampas hak orang untuk memilih.

 “Kami tidak menginginkan “pass hijau.” Pemerintah Draghi melanggar konstitusi negara dan hukum internasional serta Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia,” kata Demonstran  Damiano Gabo. 

Sejak 15 Oktober, Italia mulai menerapkan tindakan yang disebut “Green Pass”, yang mengharuskan semua karyawan untuk menunjukkan sertifikat vaksin atau sertifikat tes negatif sebelum mereka dapat terus bekerja.

Langkah pencegahan epidemi paling ketat di dunia menetapkan bahwa pada akhir tahun, orang-orang yang tidak memiliki apa yang disebut “pass hijau”, tidak peduli seberapa keras mereka bekerja, akan diskors tanpa dibayar. Akan didenda sampai 1.500  euro. 

Kebijakan pemerintah Italia  menimbulkan kontroversi besar di kalangan masyarakat dan aksi protes telah berlangsung sejak lama.  Bahkan orang-orang yang telah divaksinasi, turun ke jalan untuk menentang tindakan paksaan pemerintah.

Pengunjuk rasa Italia Fabio Bocin: “The Green Pass tidak baik. Ini bukan peraturan kesehatan, ini hanya diskriminasi hukum.”

Namun sejauh ini, pemerintah Italia masih mengabaikan suara rakyat dan menolak memberikan tes virus secara gratis.  (hui)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular