Home

VIDEO NTDTV

This text will be replaced

 

Para pegiat Tibet mengatakan dua diantara pengunjuk rasa itu tewas dan seorang lagi menderita luka bakar serius.

Mereka dilaporkan menuntut kemerdekaan Tibet dan pulangnya pemimpin spritual Tibet yang sedang mengungsi, Dalai Lama.

Radio Free Asia yang bermarkas di Amerika Serikat mengatakan aksi bakar diri berlangsung Jumat (3/2) lalu.

Dan kelompok Free Tibet di Inggris membenarkan terjadinya unjuk rasa tersebut.

Namun seorang pejabat pemerintah lokal mengatakan kepada kantor berita AP, Minggu (5/2), membantah aksi bakar diri tersebut.

Dengan insiden terbaru ini, sedikitnya 19 warga Tibet melakukan unjuk rasa dengan membakar diri atas kependudukan komunis Cina di Tibet sejak tahun lalu dan 13 di antaranya meninggal dunia.

Menurut laporan BBC, pihak berwenang belum lama ini melancarkan operasi keamanan dengan menutup kawasan Sichuan barat, yang banyak dihuni warga Tibet.

Saluran telepon ke kawasan itu diputus dan pos-pos pemeriksaan didirikan di jalan-jalan utama.

Akhir Januari, Sekretaris Partai Komunis Cina (PKC) di Tibet, Qi Zala, memerintahkan agar pengamanan diperketat di kuil-kuil Budha dan di jalan-jalan utama untuk mencegah aksi unjuk rasa di beberapa kawasan di Tibet dan China tidak menyebar.

Pemerintah komunis China dianggap ingin menghapuskan kebudayaan Tibet secara sistematis. (Erabaru/bbc.co.uk/sua)

 

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.