Era Baru News >> China News & Culture >> China Update >> Mengapa People's Daily Mendirikan Cabang di Hong Kong
Mengapa People's Daily Mendirikan Cabang di Hong Kong
Oleh: Wu Xueer Kamis, 19 November 2009

People's Daily, surat kabar resmi Partai Komunis China (PKC), mendirikan sebuah cabang di Hong Kong pada 9 November.

Qiu Mingwei, mantan wakil direktur People's Forum yang merupakan bagian dari situs Web People's Daily, berbicara dengan The Epoch Times tentang bagaimana PKC merencanakan untuk meningkatkan pengaruh melalui outlet media ini. Qiu melarikan diri ke Hong Kong pada Agustus 2009 lalu untuk menghindari penganiayaan PKC setelah berpartisipasi dalam march pro-demokrasi di Hong Kong.

Qiu mengatakan bahwa People's Daily telah mendirikan kantor cabang di hampir setiap provinsi di China. Setelah Hong Kong, sebuah cabang akan didirikan di Macao juga. Sekarang Taiwan adalah satu-satunya tempat yang belum memiliki cabang People's Daily.

Dia menjelaskan bahwa di masa lalu banyak masalah yang dilaporkan kepada Komite Pusat PKC dari Kantor Penghubung PKC di Hong Kong. "Mulai sekarang, banyak hal akan dilaporkan langsung kepada Komite Sentral PKC melaluiĀ  kantor cabang People's Daily di Hong Kong. Setiap pejabat tinggi PKC akan melihat hal ini, termasuk Presiden Hu Jintao."

Qiu melanjutkan, "Pada waktu yang sama, mereka akan mengumpulkan intelijen. Tentu saja, People's Daily tidak akan pernah mengakui bahwa mereka mengumpulkan intelijen. Mereka hanya akan berkata: "Kami adalah sebuah perusahaan media. Kami akan berbagi situasi di Hong Kong dengan orang-orang di daratan." Namun, pernyataan itu hanya merupakan alasan di permukaan. Adalah sulit untuk mengatakan ada apa dibalik itu," kata Qiu

"Apakah PKC benar-benar ingin orang-orang Hong Kong untuk mengambil jalan demokrasi? Apakah mereka benar-benar ingin Hong Kong berada di bawah 'satu negara, dua sistem?'"

"Selalu ada suatu prasyarat. Ketika anda berurusan dengan kediktatoran satu partai, anda harus melakukan apa yang diktator suruh anda lakukan. Tidak ada yang perlu dibahas lebih lanjut lagi jika anda tidak melakukannya. Ini adalah apa yang disebut 'satu negara, dua sistem'"

"Tidak ada ruang untuk memikirkan atau menegosiasikannya lagi ketika PKC datang untuk mengendalikan Hong Kong. Kebebasan dan demokrasi hanyalah kata-kata.

"Kesejahteraan dan stabilitas sangat penting bagi warga Hong Kong. Tetapi untuk PKC apa yang bahkan lebih penting adalah kekuasaan Partai. Begitu ada konfrontasi, warga Hong Kong harus tahu siapa yang akan dikorbankan."

Qiu mengatakan bahwa People's Daily tidak hanya mendirikan kantor-kantor cabang di Hong Kong dan propinsi-propinsi di China, tapi juga telah mendirikan lebih dari 200 kantor perusahaan di luar China.

"Keberhasilan perusahaan-perusahaan ini tidak akan dinilai semata-mata atas dasar keuntungan. Kesuksesan juga akan dinilai berdasarkan kemampuan mereka untuk mempengaruhi politik. Jadi tidak masalah apakah sebuah perusahaan menghasilkan uang atau tidak - ia tidak bisa tutup karena mempunyai misi politik." (Erabaru/EpochTimes/khl)

 

Bagikan halaman ini ke :

| |

Cari Artikel di Era Baru :

Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?

Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!