Era Baru News >> DPA >> Divine Performing Arts >> Mimpi Goa Dunhuang
Mimpi Goa Dunhuang
Ditulis oleh Era Baru   
Sabtu, 03 Maret 2012 09:35

altLembah Hexi di China Barat Laut  berbatasan dengan gurun di selatan, dataran tinggi di utara, dan gunung di sebelah timur dan barat. Dalam bagian sempit, kita menemukan kota oasis Dunhuang, sebuah peristirahatan di jalur Jalan Sutera.

Selama berabad-abad Goa Dunhuang telah menjadi tempat khusus untuk  melepas lelah wisatawan, dan bukan hanya pusat perdagangan.

Lima belas mil dari pasar ramai terdapat Goa Mogao, rumah bagi salah satu koleksi lukisan dan patung-patung Buddha yang paling menakjubkan di dunia.  Goa Mogao, diciptakan tahun 366 SM dan juga dikenal sebagai "Seribu Goa Buddha," yang memiliki cerita mempesona.

Menurut legenda, seorang biksu Budhis Le Zun melakukan perjalanan panjang ke Surga Barat. Melintasi Gurun Gobi, ia berhenti di Gunung Sanwei, dekat Dunhuang. Di sana ia menemukan sebuah mata air khusus yang mampu menghilangkan rasa hausnya dengan rasa manisnya, kemudian duduk untuk beristirahat.

Saat senja dia mengagumi matahari terbenam. Ketika tiba-tiba gunung bersinar, kemudian ia engangkat kepalanya dan melihat sebuah perwujudan Buddha Maitreya emas mengambang di langit.  Seribu Buddha berseri-seri muncul, dikelilingi oleh bidadari terbang bermain musik surgawi.

Le Zun segera memutuskan untuk tinggal di Goa tersebut. Le Zun telah belajar seni lukis dan patung, dan ia menggunakan keterampilan ini untuk menciptakan kembali pemandangan surgawi yang telah dilihatnya, dalam bentuk lukisan dan patung, yang kini masih ada sampai sekarang di Goa Dunhuang.

Beberapa tahun kemudian, seorang biksu Buddhis Fa Liang tiba di tempat yang sama dan memiliki pandangan yang sama. Fa Liang kemudian mengisi goa kedua dengan lukisan dan patung-patung Dewa.

Mogao dengan cepat menjadi tempat ziarah bagi umat Buddha, seniman pejabat, dan banyak lainnya. Lebih dari 500 gua digali di Gunung Sanwei, kebanyakan selama dinasti Tang. Hari ini, mereka dikenal sebagai Dunhuang atau Gua Mogao dan menyimpan beberapa karya seni terbaik dinasti Tang.

Salah satu patung Mogao paling terkenal adalah sosok Buddha Maitreya dari tanah liat. Tingginya lebih dari 100 kaki, salah satu yang terbesar di dunia. Gua ini telah berumur berabad-abad penuh dengan lukisan dinding Buddha tak terhitung jumlahnya dan sunggu  menakjubkan.

Pada jaman Tiongkok kuno, dimana orang-orang semua percaya bahwa Tuhan itu ada dan melindungi siapa yang menjalankan perintahnya.  Lukisan-lukisan suci di Goa tersebut sungguh terasa sakral. Beberapa menggambarkan keagungan Buddha, yang lainnya melukiskan tentang siksa neraka untuk orang jahat.

Memasuki goa itu bagaikan melihat sekilas dunia dalam alam lain, dimana Dewa muncul dalam sepenglihatan, pahala dan hukuman atas segala perbuatan yang kelak akan kita hadapi terpampang jelas di depan mata. Kisah Shen Yun Performing Art “A Dream Dunhuang” mengangkat situs sejarah warisan ini ke atas panggung pementasan pertunjukan.  (art/asr)

 

Bagikan halaman ini ke :

|