Kehidupan

Karma Seorang Menteri

article thumbnail Pada masa Buddha masih hidup, ada seorang menteri. Dikarenakan peramal nasib telah meramal nasibnya bahwa dia akan mati dibunuh orang, dia sangat takut dan...

Kesehatan

Mengenali Pikiran Anda

article thumbnail Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kesehatan (dan kesehatan mental) sebagai: “Kesehatan adalah kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial yang...

Iptek

Nebula Planet Menyerupai Pijar Hijau Mikro-organisme

article thumbnail Very Large Telescope milik European Southern Observatory telah menangkap gambar rinci IC 1295, sebuah nebula planet di konstelasi Scutum Shield.

Sejarah

Bangau Tertinggi di Dunia Kemungkinan Akan Punah

article thumbnail Burung terbang tertinggi di dunia, bangau Sarus (Grus Antigone), terdaftar sebagai spesies yang rentan oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN),...

Hidup Kembali Setelah Enam Hari Dalam Peti Mati PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Chris Parsons   
Sabtu, 14 April 2012 08:38

alt

Seorang wanita Tiongkok 95 tahun yang dinyatakan telah meninggal dunia, hidup kembali enam hari setelah ia ditempatkan dalam peti mati.

Hal ini tentu saja membuat kaget para tetangga dan keluarganya. 

Li Xiufeng ditemukan tidak bergerak dan tak bernafas di tempat tidur oleh tetangganya, dua minggu setelah tersandung dan menderita cedera kepala di rumahnya di Beiliu, Provinsi Guangxi.

Tetangga yang menemukannya dalam keadaan tidak bergerak berpikir bahwa wanita tua itu telah meninggal dunia.

Dia kemudian ditempatkan dalam peti mati tersegel yang disimpan di rumahnya—yang dalam tradisi Tiongkok untuk memberikan penghormatan terakhir oleh kerabat dan sahabat-sahabatnya. 

Namun sehari sebelum pemakaman, tetangganya menemukan peti mayat tersebut kosong, dan menemukan nenek  95 tahun itu sudah beraktivitas dan memasak di dapur.

Tetangganya Chen Qingwang (60), yang paling pertama menemukan Nenek Xiufeng, mengatakan: "Dia samasekali tidak bergerak, jadi saya datang untuk membangunkannya.”

“Entah seberapa keras saya mendorong dan memanggil namanya, ia tetap tidak bereaksi.”

"Saya merasa ada sesuatu yang tidak beres, saya juga mencoba napas buatan, dan dia telah meninggal, namun tubuhnya masih belum dingin. “

Saat Nenek Xiufeng ditinggal sendirian, ketika Qingwang dan putranya melakukan persiapan pemakamannya, mayat wanita itu masih ada dalam peti.

Sehari sebelum ia dijadwalkan akan secara permanen dimakamkan, Qingwang kembali melihat peti mati tetangganya dan menemukan 'mayat'-nya telah menghilang.

Qingwang mengatakan, "Kami begitu terkejut, dan segera meminta para tetangga untuk datang membantu."

Tetangga sibuk mencari-cari mayat nenek itu sebelum akhirnya ia ditemukan memasak di dapurnya.

Dia mengatakan kepada penduduk desa, "Saya tidur dalam waktu yang lama. Setelah bangun, saya merasa sangat lapar, dan ingin memasak sesuatu untuk dimakan.”

"Saya mendorong-dorong tutup peti mati dalam waktu yang lama agar bisa keluar."

Paramedis mengatakan Xiufeng telah mengalami ‘kematian buatan'. Hal ini terjadi ketika seseorang tidak bernapas, namun tubuhnya tetap hangat.

Seorang dokter di rumah sakit setempat mengatakan,"Berkat tradisi lokal, yang menempatkan mayat dalam peti mati di rumah duka selama beberapa hari, dia bisa diselamatkan.” (Erabaru/DM/sua)

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 20 April 2012 15:05
 

Nasional

Harga BBM Resmi Naik

article thumbnail Meski gelombang demonstrasi penolakan kenaikan BBM marak di berbagai tempat, namun akhirnya APBN-P 2013 diterima oleh DPR. Rapat yang memakan waktu hingga malam hari ini, selesai...

Internasional

Gempa Dahsyat Nikaragua Dekat Situs yang Hancur pada 1972 (Video)

article thumbnail Sebuah gempa berkekuatan 6,5 di Nikaragua pada Sabtu (15/6) terjadi sekitar 50 mil dari ibukota, Managua, di mana pada tahun 1972 telah diguncang gempa dahsyat yang mengakibatkan mayoritas...

Cerita Budi Pekerti

Legenda Tiongkok: Utusan Cerdas

article thumbnail Dalam sejarah Tiongkok, seorang putri menikahi raja negara bagian lain untuk mengamankan loyalitas adalah umum. Sebuah contoh yang baik dari ini adalah ketika Putri Wencheng dari Dinasti Tang...