|
Seekor keledai dituntun oleh pemiliknya melewati
sebuah jalan yang sempit di pinggiran jurang. Sang Keledai tiba-tiba memutuskan
untuk tidak memperdulikan tuntunan dari pemiliknya dan mencoba untuk memilih
jalan yang diinginkannya. Dia bisa melihat jalan yang ada di bawah jurang, dan
berpikir bahwa jalan yang tercepat untuk mencapai jalan di bawah jurang adalah
dengan cara menuruni jurang tersebut. Saat dia ingin turun,
pemiliknya dengan cepat menangkap ekornya dan menahan serta menarik mundur
keledai tersebut agar tidak turun ke dalam jurang, tetapi sang Keledai yang
keras kepala dan bodoh terus meronta-ronta sekuat tenaga.
Karena pemiliknya tidak kuat lagi untuk menahan
keledai yang meronta-ronta ingin melompat ke jurang, pemiliknya lalu berkata
"Baiklah, pergilah ke arah yang kamu mau, binatang bodoh, dan nanti kita
lihat apa yang terjadi."
Saat pemiliknya melepaskan ekornya, sang Keledai
melompat ke dalam jurang dan akhirnya meluncur sepanjang jurang yang terjal
dengan kaki di atas dan kepala di bawah, terbentur sepanjang dinding jurang
yang curam.
Moral dari cerita ini: Mereka
yang tidak mau mendengarkan nasehat yang baik dari orang yang lebih
bijaksana, akan mengalami nasib yang buruk. Kisah ini adalah bagian dari Seri Dongeng Aesop Aesop
adalah seorang pendongeng yang konon hidup 600 tahun sebelum Masehi.
Dongeng-dongengnya selalu mengajarkan kebaikan atau kebijakan untuk
manusia.
|
Komentar
RSS feed untuk komentar pd artikel ini.