| Keledai dan Pemiliknya |
| Erabaru | Senin, 08 Februari 2010 |
|
Karena pemiliknya tidak kuat lagi untuk menahan keledai yang meronta-ronta ingin melompat ke jurang, pemiliknya lalu berkata "Baiklah, pergilah ke arah yang kamu mau, binatang bodoh, dan nanti kita lihat apa yang terjadi." Saat pemiliknya melepaskan ekornya, sang Keledai melompat ke dalam jurang dan akhirnya meluncur sepanjang jurang yang terjal dengan kaki di atas dan kepala di bawah, terbentur sepanjang dinding jurang yang curam. Moral dari cerita ini: Mereka yang tidak mau mendengarkan nasehat yang baik dari orang yang lebih bijaksana, akan mengalami nasib yang buruk. Kisah ini adalah bagian dari Seri Dongeng Aesop |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Pengacara HAM Ungkap “Perampasan Organ” di China
- Hujan Ikan dan Katak: Legenda atau Sejarah?
- Ribuan Pendukung Thaksin Banjiri Ibukota Thailand
- Tuan Qin yang Gemar Barang Antik
- Sasaran Utama Teroris Bukan Barrack Obama
- Ribuan UFO Kepung Matahari, Penampakkan Peradaban Luar Bumi
- China Menekan Portland Atas Pawai Tibet
- Tombak dan Perisai Terkuat di Dunia?
- Asal Usul Nama Gunung Fujiyama
- Sebuah Keuntungan Kecil Berakibat Hal yang Berat
- Tips Memperpanjang Umur Baterai Laptop
- Tanduk Misterius Seorang Nenek
- Ribuan UFO Kepung Matahari, Penampakkan Peradaban Luar Bumi
- Misteri Penampakan Naga
- Tanduk Misterius Seorang Nenek
- NASA Rilis Gambar Pertama Dari Pemetaan Antariksa
- Latihan Militer Teroris di Aceh Dikendalikan Dulmatin
- Saat Menstruasi Jangan Minum Teh Hijau
- Tips Memperpanjang Umur Baterai Laptop
- Tombak dan Perisai Terkuat di Dunia?
- Kemampuan Fisik Manusia Merosot Karena Teknologi Modern
- Asal Usul Nama Gunung Fujiyama
- Carlos Slim Helu Orang Terkaya Di Dunia
- Hujan Ikan dan Katak: Legenda atau Sejarah?
Seekor keledai dituntun oleh pemiliknya melewati
sebuah jalan yang sempit di pinggiran jurang. Sang Keledai tiba-tiba memutuskan
untuk tidak memperdulikan tuntunan dari pemiliknya dan mencoba untuk memilih
jalan yang diinginkannya. Dia bisa melihat jalan yang ada di bawah jurang, dan
berpikir bahwa jalan yang tercepat untuk mencapai jalan di bawah jurang adalah
dengan cara menuruni jurang tersebut. Saat dia ingin turun,
pemiliknya dengan cepat menangkap ekornya dan menahan serta menarik mundur
keledai tersebut agar tidak turun ke dalam jurang, tetapi sang Keledai yang
keras kepala dan bodoh terus meronta-ronta sekuat tenaga.


Mozilla Firefox
Komentar
RSS feed untuk komentar pd artikel ini.