| Kesaksian Astronom Mengenai Daur Ulang Bintang |
| Era Baru | Jumat, 17 Juli 2009 |
|
Kebanyakan pulsar berputar relatif lambat dengan kecepatan 10 putaran perdetik atau kurang. Tapi pada pulsar yang satu ini, kecepatan putarnya melonjak menjadi 592 putaran perdetik dengan bantuan "bintang pendamping" yang mengorbitnya yang juga membuang sebagian isi materinya ke pulsar tersebut, sehingga membuat pulsar berputar semakin cepat. Penemuan ini ditemukan saat tim internasional astrofisik dari AS, Kanada, Australia, Belanda, dan Puerto Rico, yang dipimpin oleh mahasiswi PhD Anne Archibald, dan Profesor Victoria Kaspi dari McGill University di Montreal, Kanada, sedang melakukan survei besar-besaran radio luar angkasa. "Kami tahu bahwa pulsar yang normal umumnya berdenyut dalam spektrum radio selama satu hingga sepuluh juta tahun, tapi pada akhirnya denyutan tersebut semakin melambat," jelas Profesor Kaspi dalam sebuah pernyataan. Tapi beberapa dari pulsar ini mengalami "daur ulang" dan berubah menjadi pulsar berkecepatan milidetik. Bahkan kecepatan putar mereka bisa menjadi sangat cepat dan tiada berhenti. Bagaimana caranya alam menciptakan semua ini? Pulsar yang, dinamakan PSR J1023+0038 ini, adalah bintang neutron super padat, yang terbentuk dari inti bintang padat yang meledak. Pulsar ini berjarak 4.000 tahun cahaya dari bumi dan memiliki ukuran sebesar sebuah kota. Sudah sejak lama para ahli astronomi dibuat kebingungan mengenai asal mula pulsar milidetik. Pada awalnya muncul dugaan bahwa ketika materi dari bintang pendamping jatuh ke dalam medan gravitasi pulsar, akan membentuk piringan datar berputar di sekitar bintang neutron, namun proses ini belum pernah terlihat. Sekitar 10 tahun lalu, sebuah tim lain pernah menemukan cakram materi berputar di sekitar PSR J1023+0038, yang pada saat itu hanyalah sebuah pulsar biasa. Cakram tersebut pada akhirnya hilang, seiring dengan munculnya pulsar milidetik. Penelitian ini telah dipublikasikan online di jurnal Science. (Epochtimes/pls) |
Google Custom Search
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ratusan penggemar lainnya!
Cari Artikel di Era Baru :
- Tersesat di Dasar Laut Selatan IV
- Tersangka Pembobolan ATM Beli Skimer di Singapura
- 8.000 Perempuan Kongo Diperkosa
- Keberhasilan Operasi Ginjal Di Indonesia Diatas 90%, Ngapain Harus Ke Luar Negeri?
- Kisah Valentine Tiongkok: Cinta Niu Lang dan Bidadari
- Obama Juluki Badai Timur Laut "Snowmageddon"
- Ledakan Pembangkit Listrik di Connecticut, 5 Tewas dan 26 Luka-luka
- Upah Tak Dibayar, Pekerja Migran China Protes
- Keledai dan Pemiliknya
- Tidak Mengenali Siapa Dirimu
- Aktivitas Ledakan Bintang Dalam Galaksi Berakhir
- Panjang Umur Harus Mengutamakan Akhlak dan Selaras dengan Alam
- Letusan Dahsyat Gunung Berapi Nyaris Akibatkan Bumi Kiamat
- Misteri Benda Angkasa Mirip Ubur-ubur
- Kucing Peliharaan "Ramalkan Kematian"
- Gempa Bumi Bencana yang Tak Bisa Diramalkan dan Mematikan
- Tersesat di Dasar Laut Selatan II
- Tekhnologi Scanner Ungkap Misteri Mumi 4.000 tahun
- Roche 'Perusahaan Terburuk Tahun Ini'
- Aktivitas Ledakan Bintang Dalam Galaksi Berakhir
- Tersesat di Dasar Laut Selatan III
- Nepal Rolwaling Trek, Perjalanan ke Lembah Terpencil
- Dua Koin Nikel dan Lima Penny
- Perang Cyber China Vs AS


Untuk kali pertama, ilmuwan dapat menyaksikan kelahiran kembali sebuah pulsar yang berputar lambat menjadi pulsar supercepat dengan pertambahan usia yang tak terhingga.



Mozilla Firefox