Era Baru News >> Featured News >> Antariksa & Astronomi
Antariksa & Astronomi
Badai Dahsyat di Exoplanet
Erabaru News    Rabu, 07 Juli 2010

Kekuatan badai dahsyat pada sebuah planet dalam tata surya lain telah diidentifikasi oleh sejumlah astronom.

 
TanDEM-X Kirim Gambar Perdana Planet Bumi
Erabaru News    Jumat, 02 Juli 2010

Satelit baru untuk mengobservasi Bumi telah mengirim beberapa gambar perdana planet ini.

Satelit TanDEM-X, Jerman ini, diluncurkan dari sebuah pangkalan di Kazakhstan, Senin (21/6) lalu, dalam upaya membuat peta 3D paling akurat tentang permukaan Bumi.

 
Fenomena Alam Yang Mengancam Kehidupan
Oleh: Kate Ravilious    Kamis, 01 Juli 2010

Awan debu bukanlah satu-satunya bahaya alam yang dapat mengakibatkan kekacauan dalam kehidupan kita.

 
Mars Pernah Digenangi Samudera Luas
Oleh: David Derbyshire    Rabu, 23 Juni 2010

Sebuah samudera luas pernah menutupi sepertiga permukaan Mars, ungkap sejumlah ilmuwan.

Jauh dari padang pasir merah berdebu, planet tetangga kita ini pernah basah dan diguyur hujan - meningkatkan harapan bahwa planet itu merupakan rumah bagi kehidupan ekstra-terestrial.

 
Musik Penghibur Astronot NASA Diungkap
Oleh: Richard Alleyne    Senin, 21 Juni 2010

NASA engulfment, sederet musisi ternama dilibatkan untuk menghibur para astronot saat mereka melakukan misi luar angkasa.

 
Komet Terkenal Awalnya Dibentuk di Sistem Tata Surya Lain
Erabaru News    Sabtu, 19 Juni 2010

Banyak komet terkenal seperti Halley, Hale-Bopp dan McNaught, kemungkinan telah terlahir dalam orbit bintang-bintang lain, menurut teori baru oleh astronom dari tim internasional yang dipimpin ilmuwan Southwest Research Institute (SwRI) di Boulder, Colo.

 
2012 Badai Matahari akan Menyerang Bumi (4)
Era Baru News    Kamis, 17 Juni 2010

solar-windSebuah badai matahari diperkirakan akan melanda bumi, ia membawa ratusan ton gas plasma, bila partikel itu masuk ke medan magnet bumi akan menghasilkan bencana yang menghancurkan.

 
2012 Badai Matahari akan Menyerang Bumi (3)
Era Baru    Selasa, 15 Juni 2010

solar_storm_bumi.Sebuah badai matahari diperkirakan akan melanda bumi, ia membawa ratusan ton gas plasma, bila partikel itu masuk ke medan magnet bumi akan menghasilkan bencana yang menghancurkan.

Ajaran Buddhis

Jadi kita harus bertanya, atas perubahan seperti itu masyarakat manusia dan planet bumi, manusia ini sedang berada dalam tahap apa? Apakah ia berada pada masa akhirnya, atau hanya suatu proses perubahan yang belum sampai ke tahap penghancuran? Dari teori Buddhis, kita dapat menemukan satu titik pandang, dari sudut pandang ini dapat menjelaskan sekarang ini umat manusia berada dalam tahap seperti apa, baik bumi, tata surya, sedang berada pada tahap mana.

Dalam teori Buddhis dikemukakan, setiap substansi atau setiap hal di alam semesta ada empat tahap, yaitu: "terbentuk, bertahan, rusak dan musnah." Teori Buddis percaya umat manusia atau bumi manusia ini masih dalam tahap "bertahan", belum sampai tahap “rusak”, dan tahap bertahan berada pada tahan tengah atau akhir. Tahap bertahan memiliki masa sangat panjang. Kita mungkin bisa memikirkan masalah ini berdasarkan pengalaman penyebaran teori Buddhis di dunia, dalam masyarakat manusia kali ini. Sakyamuni pernah datang ke dunia menyebarkan ajaran Buddhis, tujuannya adalah untuk menyelamatkan manusia, mengajarkan kebajikan. Dan Sakyamuni juga mengatakan kepada semua murid-muridnya, tiga ribu tahun kemudian Buddha Maiteraya akan turun ke bumi menyebarkan ajaran Buddhis dan menyelamatkan manusia. Hal ini menunjukkan bahwa Bumi pada saat tidak berada pada tahap harus benar-benar dihancurkan, masih dalam proses penyelamatan, adalah pada masa “bertahan”.

Dari sudut pandang agama Kristen, pengadilan besar akan datang. Pengadilan besar bukanlah bencana besar, bencana dahsyat, tapi adalah pengadilan, mengadili orang jahat, orang melakukan hal yang buruk, dan yang tersisa adalah sekelompok orang baik. Oleh karena itu, proses ini juga menunjukkan bahwa, dari perspektif agama Kristen, baik masyarakat manusia maupun bumi bisa tetap bertahan dalam sebuah kondisi ini, tapi harus disesuaikan. Dari konsep teistik kedua tersebut dapat dikatakan, Bumi tidak akan hancur dalam sekejab. Jadi, umat manusia harus memiliki keyakinan bagaimana bisa melewati bencana yang besar ini, hingga melewati tahun 2012.

Setelah 2012 berlalu, bencana itu mungkin akan menurun, ada sekelompok orang akan disingkirkan, sekelompok orang akan tinggal.  Masyarakat manusia akan mengikuti apa yang dikatakan dalam peradaban Maya, umat manusia akan memasuki era kelima Matahari. Dalam tahap "terbentuk, bertahap, rusak dan musnah” mana pun banyak abadnya, sehingga tahun 2012 akan memasuki abad berikutnya. Diperkirakan manusia dalam abad ini dan abad berikutnya tidaklah sama, bila sama maka tidak perlu ada perubahan.

Di tengah perubahan itu, umat manusia sekarang harus menyambut bencana besar ini, jangan tidak percaya atau mengatakan masalah ini tidak ada hubungannya dengan saya, atau ibarat menginjak kulit semangka tergelincir sampai mana ke sanalah pergi, itu bukan sikap yang positif. Karena ada konsep dasar semacam ini, maka kehidupan manusia akan berlangsung terus, tapi kita harus mengubah cara hidup kita, mengubah pemikiran kita, ide-ide, demi menyambut kedatangan era baru. Bersambung. (Dajiyuan/lim/faj)


  << Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 3 dari 22

Bagikan halaman ini ke :

| |

Cari Artikel di Era Baru :

Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?

Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!