| 200 Ribu Arsip Titanic Dirilis | Array Cetak Array | Surel |
| Ditulis oleh Alex Johnston |
| Selasa, 10 April 2012 21:17 |
|
Catatan, yang diterbitkan pada Ancestry.co.uk berisi informasi tentang 1.500 orang meninggal, serta para korban yang selamat dan anggota keluarganya. Website ini mengatakan arsip ini melukiskan gambaran dari setiap orang dari 2.200 orang yang berada di kapal tersebut. " Bertahun-tahun telah berlalu, banyak generasi telah kehilangan informasi yang akan mengkonfirmasi saudara mereka yang mungkin ada di atas kapal," ujar Dan Jones, wakil presiden dari konten website ini. Dia menambahkan bahwa arsip hanya akan tersedia secara bebas untuk publik dalam "waktu terbatas" tapi akan "menyediakan satu sumber untuk menemukan jawaban atas beberapa misteri keluarga." Dokumen ini meliputi referensi untuk jutawan, John Jacob Astor IV dan pengusaha, Benyamin Guggenheim, yang berada di kapal itu ketika menabrak gunung es pada tahun 1912. “Kapal yang dikatakan tak bisa tenggelam" akhirnya tenggelam dalam waktu beberapa jam di Atlantik Utara. Pekan lalu, badan budaya PBB mengatakan bahwa puing-puing bangkai Titanic yang kini sudah berusia 100 tahun, akan dilindungi. (Epoch Times/dia) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!
- Pencuri dan Bulan
- Harga Sembako dan Tarif Angkutan Umum Bakalan Naik
- Kontrak Satelit Broadcaster Independen China Diperbaharui
- Banjir Menewaskan 23 Orang di India Utara
- Kondisi Mandela Semakin Membaik
- Apakah Pikiran Kita Memiliki kekuatan untuk Mempengaruhi Realitas?
- Kekuatan Moral Terbesar dan Terkuat
- Bawang Putih: Antibiotik Alami
- Harga BBM Resmi Naik
- Peluang Usaha Budidaya Udang Cantik
- Bawang Putih: Antibiotik Alami
- 'PRJ' Monas Digelar Tiga Hari Gratis
- Apakah Pikiran Kita Memiliki kekuatan untuk Mempengaruhi Realitas?
- Banner Perjuangan Muncul di jalan-jalan di Hongkong
- Pakaian Tradisional Tiongkok berbeda dengan Pakaian Barat
- Empat Menteri Mangkir dari Raker Komisi IX DPR yang Bahas Kerusuhan di Jeddah





Mozilla Firefox