Home

ilustrasi-surveiJakarta- Pasca pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden beberapa waktu lalu, seluruh masyarakat diramaikan dengan pengumuman Quick Count dan Exit Pool tentang hasil pemilu presiden versi masing-masing. Kini, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menawarkan model e-Rekapitulasi.

Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT, Hammam Riza mengatakan e-Rekapitulasi yang ditawarkan oleh BPPT bukan sekedar quick count, namun real count yang sangat akurat, transparan dan akuntabel serta dapat diaudit.

Menurut dia, sistem kerja e-Rekapitulasi adalah data hasil pemilihan dikirim dari tiap TPS dan ditayangkan, kemudian direkap secara otomatis, tidak seperti quick count yang memiliki margin error atau tingkat kesalahan yang mencapai 1 persen.

"e-Rekap dapat dipantau keakuratannya terhadap form model C1 oleh seluruh masyarakat, kapan saja dapat dilihat," kata Hammam dilansir dari situs resmi BPPT, Selasa (15/7/2014).

Meski demikian, Hamman juga menyampaikan bahwa metodologi quick count adalah metoda ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Namun demikian dengan catatan tanpa terjadi manipulasi sample data dan metodologi survei.

Menurut BPPT, e-Rekapitulasi bertujuan untuk dapat mengirimkan dan menayangkan data hasil pemungutan suara di tiap TPS secara cepat, tepat dan akurat ke pusat data KPU yang akan menayangkan hasilnya secara transparan di website KPU. Beberapa alternatif Teknologi dapat dipergunakan untuk pengiriman data dalam implementasi e-Rekapitulasi.

Untuk kebutuhan pilpres, tulis BPPT, hanya perlu sistem yang sederhana tidak serumit Pemilu Legislatif, dan jumlah data juga sedikit, alternatif teknologi yang patut untuk dipertimbangkan adalah penggunaan USSD (Unstructured Supplementary Services Data).

Teknologi USSD untuk E-Rekapitulasi adalah aplikasi yang dikembangkan khusus untuk input data hasil perolehan suara TPS dengan menggunakan perangkat handphone (HP) dari lokasi TPS. Pengiriman hasil rekapitulasi dapat dilakukan oleh KPPS dengan menggunakan perangkat HP standard yang banyak dipakai masyarakat saat ini.

BPPT mengklaim sistem e-Rekap memiliki keamanan dalam pengiriman, penerimaan dan penayangan hasil perolehan suara dapat dipersiapkan dan dijamin. Selain itu, Waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaiaan/pengiriman data hasil perolehan suara, langsung dikirim dari TPS ke pusat data KPU. (Humas BPPT)

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.