| Kejujuran adalah Emas | Array Cetak Array | Surel |
| Ditulis oleh GE Juan / Natashe Yang |
| Sabtu, 31 Maret 2012 17:29 |
|
Zaman dahulu di Tiongkok, ada dua toko penjual beras di sebuah kota yakni toko beras HongChang dan toko beras Yong Yu. Pemilik toko Yong Yu sangat licik. Dia tahu bahwa tidak mudah untuk hidup dari menjual beras, jadi dia mencoba cara “cerdik” untuk memperoleh keuntungan tambahan.
Suatu hari pemilik toko Yong Yu mengundang ahli timbangan ke toko dan berkata, "Tolong sesuaikan timbangan 15,5 ons satu jin (biasanya harus 16 ons). Saya akan bayar dua kali lipat pekerjaan Anda." Ahli timbangan tertarik pada uang tambahan, sehingga dia lupa etika profesionalnya. Setelah memberikan arahan, pemilik toko kembali bekerja. "Ayah mertua agak bingung, dan apa yang dia katakan tidak ada artinya," kata istri putra bungsunya. "Silakan menyesuaikan skala untuk 16,5 ons satu jin. Saya akan membayar Anda dua kali lipat biaya normal. Namun, Anda tidak boleh memberitahu ayah mertua saya tentang ini,” lanjutnya. Ahli timbangan sangat gembira dan dia langsung setuju untuk menyesuaikan timbangan dengan permintaan wanita muda itu, tidak butuh waktu lama baginya untuk melakukannya. Karena ahli timbangan telah bekerja bertahun-tahun bagi pemilik toko beras, tidak seorangpun mempertanyakan pekerjaannya.
Setelah beberapa saat, bisnis mulai meningkat bahkan pelanggan dari toko beras lainnya datang ke toko Yong Yu untuk membeli beras. Beberapa bulan kemudian, orang dari seluruh penjuru kota datang ke toko ini untukmembeli beras. Toko beras lainnya akhirnya keluar dari bisnis ini dan menjual habis kepada pemilik Yong Yu.
Ayahnya tertawa dan berkata, "Tidak satupun itu. Ini berkat timbangan toko. Timbangan kita menjual 15,5 ons satu jin dengan demikian, kita memperoleh setengah ons lebih keuntungan untuk setiap jin yang kita jual." Orang tua itu mengangguk untuk menunjukkan persetujuannya. Wanita muda itu berkata, "Ya, timbangan kita memang membuat kita beruntung, tapi itu karena memberikan 16,5 ons satu jin, bukan 15,5."
Dia memberitahu semua orang bagaimana dia membayar ahli timbangan biaya ekstra untuk menyesuaikan timbangan. Lalu dia berkata, "Kita melakukan kejujuran. Ya, kita membuat laba per jin kurang, tapi kita menjual beras lebih banyak." |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!
- Pencuri dan Bulan
- Harga Sembako dan Tarif Angkutan Umum Bakalan Naik
- Kontrak Satelit Broadcaster Independen China Diperbaharui
- Banjir Menewaskan 23 Orang di India Utara
- Kondisi Mandela Semakin Membaik
- Apakah Pikiran Kita Memiliki kekuatan untuk Mempengaruhi Realitas?
- Kekuatan Moral Terbesar dan Terkuat
- Bawang Putih: Antibiotik Alami
- Harga BBM Resmi Naik
- Peluang Usaha Budidaya Udang Cantik
- Bawang Putih: Antibiotik Alami
- 'PRJ' Monas Digelar Tiga Hari Gratis
- Apakah Pikiran Kita Memiliki kekuatan untuk Mempengaruhi Realitas?
- Banner Perjuangan Muncul di jalan-jalan di Hongkong
- Pakaian Tradisional Tiongkok berbeda dengan Pakaian Barat
- Empat Menteri Mangkir dari Raker Komisi IX DPR yang Bahas Kerusuhan di Jeddah





Mozilla Firefox
Comments
RSS feed for comments to this post.