Kesehatan

mars dulunyaPada miliaran tahun yang lalu, Mars memiliki iklim yang hangat dan lautan yang luas sebagai pendukung kehidupan, sepertinya tidak selalu dingin, tandus, dan tampak gersang seperti di hari ini.

Misi Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) dari NASA akan menyelidiki perubahan iklim dramatis yang terjadi di Mars. Proses perubahan itu telah digambarkan dalam animasi komputer yang canggih dalam video di link https://www.youtube.com/watch?v=sKPrwY0Ycno. Seiring dengan berjalannya waktu, danau-danau mengering atau membeku, dan langit biru berubah menjadi merah kecoklatan berdebu seperti penampilan dari Planet Merah saat ini.

Menurut Joseph Grebowsky dari Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, Maryland, AS, berdasarkan studi fitur permukaan dan komposisi mineral Mars, menunjukkan bahwa Mars kuno memiliki atmosfer yang padat dan air permukaan yang luas.

“Terdapat karakteristik saluran dendritik yang terstruktur, layaknya Bumi, yang menunjukkan erosi akibat air yang mengalir. Interior dari beberapa kawah memiliki cekungan yang menunjukkan danau kawah, dengan banyak saluran aliran air yang masuk dan keluar dari kawah. Dampak dari kawah kecil telah terhapus seiring waktu, sedangkan kawah besar menunjukkan tanda-tanda erosi oleh air pada masa sekitar 3,7 miliar tahun yang lalu,” kata Grebowsky dalam siaran pers NASA.

MAVEN, yang diluncurkan pada akhir bulan ini dan akan tiba di Mars pada September 2014, akan menyelidiki bagaimana proses Mars kehilangan atmosfer.

“Teori terkemuka adalah bahwa Mars kehilangan medan magnet intrinsik yang melindungi atmosfer dari erosi langsung oleh dampak dari angin matahari,” kata Grebowsky.

MAVEN juga akan bekerja dengan misi lain untuk mencoba menentukan apakah kondisi ramah di Mars telah berlangsung cukup lama untuk mendukung eksistensi kehidupan.

Sementara itu, menurut pimpinan animator, Michael Lentz dari Universitas Asosiasi Riset Ruang Angkasa, video MAVEN ini merupakan hasil render yang sangat canggih dan salah satu animasi yang paling kompleks yang pernah dihasilkan oleh NASA. (epochtimes/osc/ran)

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.