| Jelang Kunjungan Obama, AS Tak Khawatir Keamanan Indonesia |
| Nasional - Politik |
| Ditulis oleh Era Baru News |
| Kamis, 04 Februari 2010 15:08 |
|
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa setelah pembukaan rapat kerja pimpinan Kementerian Luar Negeri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/2), mengatakan saat ini tim pendahulu dari pemerintah Amerika Serikat yang menyiapkan persoalan teknis kedatangan Presiden Obama ke Indonesia sudah berada di Jakarta. Namun, tidak ada permintaan khusus dari tim pendahulu itu tentang kondisi keamanan di Indonesia. "Sudah ada tim `advance` dari AS, sudah datang, sudah berada di Jakarta sejak kemarin. Indonesia kan sekarang seperti apa yang kita pahami, saya kira dari pihak Amerika Serikat tidak ada masalah-masalah yang sifatnya khusus," tutur Marty. Tim pendahulu tersebut, lanjut dia, saat ini tengah mempersiapkan persoalan administrasi dan teknis maupun masalah substansi untuk kunjungan Presiden Obama ke Indonesia. Meski demikian, Marty belum bisa menyebutkan rencana kunjungan detil Obama ke Indonesia seperti lama kunjungan, tanggal kedatangan, maupun kegiatan-kegiatan sampingan selain agenda kenegaraan. "Mengenai detilnya, itu masih sedang dirancang dengan Amerika Serikat. Tapi yang perlu digarisbawahi ini kan wujud dari fakta bahwa Indonesia sebagai negara semakin terlihat berperan, semakin disegani," katanya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lanjut Menlu, sudah memberikan arahan agar dapat diraih hasil nyata dari kunjungan Obama ke Indonesia bukan hanya untuk hubungan Indonesia-Amerika, tetapi juga demi kepentingan naional. Marty menjelaskan, pihak Indonesia dan Amerika Serikat sudah menyiapkan dokumen perjanjian kerjasama komprehensif di berbagai bidang seperti ekonomi dan pendidikan, yang diharapkan dapat ditandatangani pada kunjungan Obama ke Indonesia. Menlu mengatakan perjanjian kerjasama komprehensif itu sudah berada dalam tahap matang sehingga diharapkan bisa langsung dilahirkan rencana aksi dari perjanjian tersebut. Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan Bidang Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menjelaskan, Presiden Obama yang dijadwalkan berkunjung ke Indonesia bersama dengan istrinya Michelle dan kedua putrinya, Malia dan Sasha, pada Maret 2010 akan meluncurkan kerjasama komprehensif Indonesia-AS bersama dengan Presiden Yudhoyono. Kerjasama itu dimaksudkan memperluas dan memperkuat hubungan Indonesia dengan AS dalam menangani isu-isu regional dan global. Indonesia dan AS menginginkan hubungan yang lebih komprehensif di bidang energi, lingkungan, kesehatan, ilmu pengetahuan, investasi, serta mengekslorasi kemungkinan memperbesar volume perdagangan dari kedua belah pihak.(ant/yan) |
Jakarta - Amerika Serikat (AS) tak mengkhawatirkan situasi keamanan Indonesia menjelang kunjungan Presiden Barack Obama pada pertengahan Maret 2010.
Mozilla Firefox