| Pocong Boediono dan Sri Mulyani Dibakar |
| Era Baru News | Rabu, 09 Desember 2009 |
|
Aksi baker-bakaran tersebut dilakukan sejumlah aktivist Komite Aksi Pemuda Antikorupsi (Kapak) ketika Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin berorasi. Bersamaan aksi baker replica itu, massa juga meneriakan Boediono musuh rakyat. 'Bakar koruptor sekarang juga. Foto Boediono dan Sri Mulyani di montase dengan gigi bertaring dan dengan penampilan bajak laut. Mereka merupakan massa yang diluar dari massa GIB. Massa GIB berada di sebelah kanan. Sedangkan massa di sebelah kiri terdiri dari Dewan Revolusi Rakyat, BEM Trisakti, Syabab Hidayatullah, Korban 27 Juli 1996. Bahkan mahasiswa trisakti sempat memancing gesekan dengan polisi. Melihat aksi mengarah anarkis tersebut, Din Syamsudin pun mencoba menenangkan massa. "Mohon adik-adik Kapak, ini gerakan damai. Jangan bakar-bakaran," ujar Din. Walau massa sempat mengacuhkan permintaan Din, para aktivist Kapak akhirnya menurut dan menghentikan aksi bakar-bakaran mereka. Beberapa orator dan tokoh seperti Effendi Gazali dan Sandrina Malakiano pun tidak bosan-bosan mengingatkan para demonstran agar tidak melakukan aksi bakar-bakaran atau aksi anarkis lainnya. Aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di ikuti belasan ribu pengunjuk rasa dari empat puluh lebih organisasi dan lembaga swadaya masyarakat. Aksi erlangsung sejak pukul 10.00 pagi hingga pukul 15.00 siang.(adi/waa) |
Jakarta – Pocong yang menggambarkan Wakil Presiden, Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dibakar oleh pengunjuk rasa di Depan Istana Merdeka, Rabu (09/12).

Mozilla Firefox