Lima belas orang terluka setelah sebuah bom meledak di sebuah kantor asuransi di Darwin, Australia.
Beberapa korban duduk di luar kantor menahan sakit menunggu bantuan, sementara yang lainnya dibawa ke rumah sakit.
Polisi mengatakan seorang pria yang tidak puas atas penyelesaian kasus asuransi, mendorong sebuah troli penuh bensin dan petasan ke dalam kantor, yang sebelumnya telah ia nyalakan, kemudian ia melarikan diri.
"Yang saya dengar suara ledakan yang sangat keras. Saat itu saya baru saja keluar dari sana, saya melihat asap dan orang-orang berteriak."
Saksi mata lain menggambarkan bagaimana para pegawai dari supermarket terdekat membantu orang-orang keluar.
"Dua atau tiga orang laki-laki, dari Woolworths sedang berusaha membantu orang-orang keluar dari gedung itu, berdiri di depan pintu karena asap mengepul keluar, tidak ada yang bisa melihat dan dia mengatakan ikuti suara saya, datang ke arah saya.
"Saya mendengar sekitar lima tembakan keras dan pegawai apotik mengatakan tutup pintunya- suaranya terdengar seperti tembakan senjata api."
Polisi mengatakan tersangka menyerahkan diri segera setelah ledakan tersebut.