Home

VIDEO NTDTV

This text will be replaced

 

Setiap Rabu, gedung pemerintah kota Shanghai No 200 Renmin Boulevard penuh sesak dengan para pemohon. Kebanyakan diantara mereka telah mengajukan permohonan selama bertahun-tahun, tapi tanpa respon. Mereka menghabiskan waktu mereka menjabarkan ketidakadilan yang mereka telah derita di bawah apa yang mereka sebut tirani rezim China.

Zhang, seorang pemohon Shanghai mengatakan kepada The Epoch Times bahwa polisi mengawasi dengan ketat para pengunjuk rasa, yang meneriakkan slogan-slogan seperti "Ganyang Korupsi" dan "Pecat pejabat korup."

"Ada sekitar 100 polisi di lokasi kejadian, sebagian besar polisi berpakaian preman dan terdapat sekitar 10 mobil polisi," katanya. "Pada sekitar pukul 11 pagi, polisi mulai bergerak, tetapi para pengunjuk rasa menolak untuk meninggalkan lokasi. Ketika polisi mulai menangkapi para pengunjuk rasa, semua orang mulai berteriak. "

Selama "Dua Pertemuan," tahunan banyak pemohon Shanghai ke Beijing mencari ganti rugi atas keluhan-keluhan dan ketidakadilan, tapi bukannya didengar, mereka malah ditahan oleh pihak berwenang, kata Zhang.

"Jumlah tahanan adalah yang terbesar yang pernah ada," katanya. "Berdasarkan statistik yang tidak lengkap, ada sekitar 115 yang namanya kita tahu. Beberapa dari mereka masih belum dibebaskan hingga saat ini. "

Menurut sebuah artikel yang ditulis oleh seorang pemohon Shanghai, pejabat dari Biro Negara untuk Surat dan Panggilan mengungkapkan bahwa lebih dari 10.000 pemohon mengajukan permohonan mereka di Biro tersebut pada tanggal 5 Maret, menurut sebuah catatan. (EpochTimes/sua)

Read the original Chinese article.

 

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.