Home

Upacara pengantin memberi minum arak (Jiu) pasangannya dengan saling menautkan lengan, simbol saling setia kepada para tamu yang hadir, ini mungkin adalah momen yang paling membahagiakan di dunia bagi para pasangan baru Tionghoa. Pada saat yang sama, para tamu juga bersulang mendoakan kebahagiaan masa depan yang bahagia bagi pasangan baru.

Latar belakang budaya ini dulu dinamakan upacara Hejin. He artinya "bergabung bersama", dan jin artinya mangkuk labu, yang dibuat dari labu yang dibagi dua. Saat pengantin lelaki dan perempuan memegang mangkuk labu untuk meminum arak, upacara hejin merupakan simbol dari kehidupan pernikahan yang harmonis.

Mangkuk labu adalah bentuk tertua dari cangkir hejin. Kemudian bentuknya berkembang menjadi cangkir ganda agar pasangan pengantin dapat memegang kedua pegangannya dan meminumnya bersama. (Erabaru/yqm)

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.