Home

VIDEO NTDTV

This text will be replaced

 

Surat terbuka oleh seorang pensiunan pejabat Partai Komunis China yang menuduh adanya korupsi meluas di Provinsi Yunnan, China barat daya telah menyudutkan seorang pengusaha miliarder ternama. Terbukanya rahasia tersebut juga menyebabkan masalah bagi hubungan pengusaha tersebut dengan mantan pimpinan keamanan domestik Zhou Yongkang.

Yang Weijun adalah mantan wakil ketua badan penasehat tingkat provinsi PKC—Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China di Provinsi Yunnan. Dia baru-baru ini menerbitkan sebuah surat terbuka pada blog majalah bisnis Caijing yang ditujukan kepada Wang Qishan, kepala beberapa organ Partai yang bertugas mendisiplinkan dan menghukum anggota Partai atau yang dikenal sebagai Komisi Pusat Inspeksi Disiplin (CCDI).

Dalam surat itu, Yang menuduh Liu Han, miliarder dari Sichuan Pimpinan Hanlong Group, memperoleh 60 persen saham pada tambang timah dan seng Lanping, senilai 500 miliar yuan. Ia mampu melakukannya, dengan bantuan mantan kepala PKC di Provinsi Yunnan, Bai Enpei, dan mantan gubernur provinsi Xu Rongkai, menurut Yang.

Tambang Emas Dongchuan Boka, yang bernilai puluhan miliar yuan, juga dijual dengan harga rendah oleh Liu Han.

Yang mengatakan bahwa banyak tambang berharga di Yunnan, seperti tambang Yanping dan Boka, tambang tembaga Dahongshan dan Lanla, Puchao, Wenshan, dan tambang perunggu Dapingzhang, tidak dijual sesuai dengan peraturan. Ia menduga bahwa pejabat negara dan pengusaha berkolusi demi keuntungan pribadi dan mendesak Wang Qishan untuk menyelidiki kasus ini.

Pada bulan Agustus 2011, Yang selanjutnya mendesak sekretaris Partai Provinsi Yunnan yang baru Qin Guangrong untuk menyelidiki kasus ini, Qin mengatakan kepada Yang bahwa kasus ini melibatkan kader Komite Sentral dan ada "ketidaknyamanan untuk campur tangan."

Ketidaknyamanan dimaksud bernama: Zhou Yongkang. Menurut mereka yang akrab dengan masalah Partai di Provinsi Sichuan, Liu Han adalah teman Zhou. Dari 1999-2002 Zhou adalah kepala PKC di Provinsi Sichuan, dimana Liu Han semakin kuat.

Grup Hanlong Sichuan mlik Liu Hang saat ini memegang saham dari lima perusahaan domestik dan luar negeri yang terdaftar dan seluruhnya lebih dari 30 dimiliki dan dikendalikan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam produksi energi pembersih, pengembangan sumber daya, infrastruktur, perlindungan lingkungan berteknologi tinggi, investasi transnasional, dan bidang lainnya.

Sejak didirikan pada tahun 1997, hanya dalam 15 tahun perusahaan menjadi sangat kaya, dengan aset mencapai 20 miliar Yuan (sekitar 3,26 milyar dollar AS).

Liu Hang ditahan oleh polisi pada bulan Maret, atas dugaan menyembunyikan saudaranya, yang dicari karena pembunuhan.

Karena koneksi jaringan mereka dalam Partai, kejahatan pengusaha kaya di China seringkali diabaikan. Penangkapan mereka, di sisi lain, seringkali mencerminkan perubahan dalam dinamika kekuasaan yang mendasarinya.

Penangkapan Liu Han mirip dengan pola penangkapan terhadap sejumlah orang kuat terkait Zhou Yongkang. Terutama, anak Zhou, Zhou Bin, yang menangani masalah bisnis keluarga, ditangkap dua bulan lalu. Wu Bing, oknum yang dikatakan bertanggung jawab telah mentransfer dana miliaran untuk keluarga Zhou di luar negeri secara ilegal, ditangkap pada awal Agustus.

Menurut beberapa laporan media baru-baru ini, konsensus telah terbentuk di antara para pejabat Partai untuk menuntut Zhou Yongkang, yang dikatakan sudah berada di bawah kendali Partai.

Surat terbuka Yang Weijun di depan publik telah menyudutkan Liu Han dengan tuduhan korupsi. Hal tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menjerat sponsor Liu, Zhou Yongkang. (EpochTimes/suk)

 

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.