Home

Terdeteksi pada 5 Desember 2010, badai ini berkembang di belahan utara planet tersebut selama beberapa bulan, membentang sekitar 190.000 mil (300.000 kilometer) di lintang itu.

"Badai Saturnus ini berperilaku seperti badai terestrial—tapi dengan pusaran yang unik bagi Saturnus," kata asisten penulis studi, Andrew Ingersoll dari California Institute of Technology dalam siaran pers.

"Bahkan badai raksasa di Jupiter-pun tidak mengkonsumsi dirinya seperti ini, yang sepertinya menunjukkan bahwa alam bisa menunjukkan pesona—berbagai variasi menakhjubkan dan lagi-lagi menjadi kejutan bagi kami," tambahnya.

Di Bumi, lanjutnya, badai berhenti ketika mereka menghantam tanah seperti gunung, tapi di Saturnus tidak ada gunung dan badai hanya berhenti saat kepalanya bertemu pusaran. Namun, hal itu tetap menjadi misteri tentang mengapa badai ini berhenti.

"Badai guntur dan petir di Saturnus adalah ganas," kata pemimpin penulis studi, Kunio Sayanagi di Hampton University dalam rilisnya. "... Kepala badai itu sendiri meronta-ronta selama 201 hari, dan angin berhembus ke atas meletus dengan intensitas yang akan tersedot keluar ke seluruh volume atmosfer bumi dalam 150 hari."

Menurutnya,  peristiwa tersebut juga menciptakan pusaran terbesar yang pernah diamati di troposfer Saturnus, meluas hingga 7.500 mil (12.000 kilometer).

Badai raksasa meletus pada Saturnus setiap tahun Saturnian, setara dengan 30 tahun, tapi ini adalah yang terpanjang yang pernah tercatat.

Pada tahun 2009, badai berlangsung selama 334 hari "Storm Alley" di belahan selatan Saturnus, tapi hal itu sekitar 100 kali lipat lebih kecil dalam area. (EpochTimes/sua)

Penelitian ini dipublikasikan secara online dalam jurnal Icarus pada 10 Januari 2013.

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.