Era Baru News >> Top News >> Politik >> Pejabat Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia
Pejabat Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia
Ditulis oleh Era Baru News Sabtu, 14 Agustus 2010

kriBatam - Tiga aparat Pengawas Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan ditahan Polisi Malaysia saat sedang mengamankan kapal nelayan Malaysia yang mencuri ikan di Perairan Bintan, Jumat (13/8) malam.

Tiga orang itu di antaranya Asriadi dan Erwan ditahan kepolisian Malaysia saat sedang berada di atas kapal Malaysia, mengawal lima kapal untuk digiring ke Batam.

"Sampai saat ini teman-teman kami masih ditahan," kata seorang aparat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Hermanto yang berhasil melarikan diri dari sergapan polisi Malaysia.

Ia mengatakan saat kejadian dirinya bersama aparat KKP lainnya berada di kapal Dolphin milik DKP.

Polisi Malaysia, kata dia, sempat menembak kapal KKP dua kali saat kapal berlayar di perairan Indonesia.

"Mereka meminta kami naik dan menyerahkan nelayan Malaysia yang kami tahan. Tapi kami menolak dengan alasan kejadian berada di perairan Indonesia," kata dia.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Brigjen Pol. Pudji Hartanto mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membebaskan dua aparat KKP.

"Tapi, kondisi ketiganya aman," kata dia.(ant/waa)

 

Comments  

 
+1 # bodrex 2010-08-14 20:22
lagi lagi maling sial.. udah ganyang aja ..
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # elang 2010-08-14 21:47
TEMBAK AJA KLU KETEMU KEPARAT2 MALAYSIA
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Cemong 2010-08-15 07:29
Kalo mw tegas, sebetulnya gampang aje, orang indonesia stop kerja di malysia, boikot semua yg bau malysia di indonesia, jangan ramah sama org2 malysia yg ada di indonesia kalo perlu meludah di depan mereka jika bertemu atau papasan, setuju untk tdk nerima lg mahasiswa malysia, jgn berlibur ato wisata ke malysia.. Nah itu sebagian tindakan kongkret yg bs di lakukan masyarakat pd umumnya.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Waluyo 2010-08-16 12:36
Jangan terlalu toleran dengan nelayan yang pura-pura tidak tahu, apalagi nampaknya di back up oleh aparat malaysia, jangan mau di barter oleh aparat kita yang di tahan pol diraja malaysia.
Reply | Reply with quote | Quote