Era Baru News >> Top News >> Internasional >> Tiba di Swedia, Wen Jiabao Disambut Sejumlah Aksi Protes
Tiba di Swedia, Wen Jiabao Disambut Sejumlah Aksi Protes
Ditulis oleh Barbro Plogander & Susanne Willgren   
Rabu, 25 April 2012 09:18

alt

Gothenburg, Swedia-Ketika para pejabat rezim China mengunjungi negara lain, mereka sering kali disambut oleh sejumlah aksi protes.

Pada perjalanan Perdana Menteri Wen Jiabao ke Swedia, Senin (23/4), disambut sejumlah aksi protes, namun ada pula panitia penyambutan dari sumber yang tidak diduga sebelumnya.

Pagi hari, para praktisi Falun Gong melakukan aksi damai di luar konsulat China dengan membentangkan beberapa sepanduk. Salah satu sepanduk bertuliskan "Selamat datang, Wen Jiabao" dalam bahasa Mandarin.

Di antara praktisi Falun Gong ada Janette Wästilä, yang baru saja pindah ke Gothenburg.

"Kami ingin menyambut Perdana Menteri China, Wen Jiabao, karena kami mendengar ia menjauhkan diri dari penganiayaan terhadap rekan-rekan praktisi kami di China," katanya.

Para praktisi Falun Gong mendesak Wen Jiabao untuk menghentikan penganiayaan brutal terhadap Falun Gong di China, yang telah berlangsung sejak 1999, dan memastikan bahwa mantan kepala partai komunis China, JiangZemin, yang bertanggung jawab atas penganiayaan, diadili, bersama dengan antek-anteknya.

alt

WenJiabao dan rombongannya pergi naik kapal Swedia Götheborg, rekonstruksi dari kapal abad ke-18 di pelabuhan Gothenburg, Swedia, yang disambut suara tembakan meriam.

Acara ini berubah menjadi bising. Saat paduan suara menyambut Wen dimulai, terdapat sejumlah demonstran lain yang berteriak melalui pengeras suara. Sementara itu, para praktisi Falun Gong dengan tenang bermeditasi.

Pada Selasa, sebelum melakukan perjalanan ke Stockholm untuk bertemu Perdana Menteri Swedia, Fredrik Reinfeldt, Wen dan rombongan berkunjung ke pabrik mobil Swedia, Volvo yang kini dimiliki oleh orang China.

Setelah dibawa keliling diKapal Götheborg, delegasi China tersebut makan malam dengan Gubernur, Lars Backstrom, di kediamannya. (Epoch Times/dia)

 

Bagikan halaman ini ke :

|