| 8.000 Perempuan Kongo Diperkosa |
| Era Baru News | Selasa, 09 Februari 2010 |
|
Menurut laporan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Dana Populasi (UNFPA), Senin, tentara pemberontak suku Hutu (FDLR) diyakini sebagai pihak yang paling banyak melakukan pemerkosaan. "(Tapi) anggota-anggota tentara nasional (FARDC) juga melakukan kekerasan seksual di propinsi Kivu Utara dan Selatan," kata pernyataan UNFPA. Badan-badan kemanusiaan memang memuji upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah DRC untuk mengakhiri praktik pemerkosaan oleh tentaranya. Namun UNFPA melihat Pemerintah Kongo masih perlu berbuat banyak dalam memastikan jangan sampai mereka yang bersalah lolos dari hukuman. Republik Demokratik Kongo (DRC) --untuk membedakan dengan negara tetangganya Republik Kongo, merupakan negara yang telah bertahun-tahun dilanda perang saudara. Dalam lima tahun terakhir, konflik yang terus bergejolak di negara bekas jajahan Belgia tersebut, melibatkan tentara Pemerintah DRC --yang didukung Zimbabwe, Angola dan Namibia-- dengan milisi pemberontak --yang didukung Rwanda dan Uganda. Kendati kesepakatan damai dan pembentukan sebuah pemerintahan transisi telah ditandatangani pada tahun 2003, pertikaian terus berlangsung, terutama di wilayah bagian timur. Di wilayah itu, perkosaan dan kekerasan seksual lainnya terhadap perempuan kerap terjadi dan disebut-sebut merupakan yang terburuk di dunia. Konflik berdarah selama lima tahun terakhir dilaporkan telah menewaskan jutaan warga, termasuk mereka yang terkena dampak perang hingga mengalami kelaparan dan didera berbagai penyakit. Melalui mandat Dewan Keamanan tahun 1999, PBB mengirimkan pasukan penjaga perdamaian untuk memantau pelaksanaan perjanjian Lusaka tahun 1999, yakni kesepakatan gencatan senjata antara DRC dengan kelima negara di kawasan Afrika tengah yaitu Zimbabwe, Angola dan Namibia. Pasukan penjaga perdamaian PBB di DRC (MONUC), saat ini berkekuatan
sekitar 5.500 tentara dan 500 pemantau militer dari puluhan negara,
termasuk Indonesia. (ant/sys) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Tombak dan Perisai Terkuat di Dunia?
- Pasukan Brimob Tewaskan Dua Teroris
- Jadwal Sidang Zhao Lianhai Dibatalkan
- Carlos Slim Helu Orang Terkaya Di Dunia
- Asal Usul Nama Gunung Fujiyama
- Sebuah Keuntungan Kecil Berakibat Hal yang Berat
- Tips Memperpanjang Umur Baterai Laptop
- Bagian Tubuh Atas Sakit Diobati dengan Bagian Tubuh Bawah
- Gempa Chili Geser Kota Hingga 10 Kaki
- Otobiografi Dalai Lama Diterbitkan Dalam Bahasa China
- Tanduk Misterius Seorang Nenek
- Saat Menstruasi Jangan Minum Teh Hijau
- Misteri Penampakan Naga
- Tanduk Misterius Seorang Nenek
- NASA Rilis Gambar Pertama Dari Pemetaan Antariksa
- Latihan Militer Teroris di Aceh Dikendalikan Dulmatin
- Saat Menstruasi Jangan Minum Teh Hijau
- Jamur yang Bisa Membuat Menari
- Teknologi Modern Berdampak Pada Menurunnya Kemampuan Fisik Manusia
- Kemarau Panjang Semakin Parah di China
- SBY Langgar Konstitusi
- Kisah Momotaro
- Suami Artis Shen Yun Ditahan di 'Fasilitas Cuci Otak’
- Pemasok Senjata Teroris Aceh Ditangkap Polisi
PBB,
New York - Lebih dari 8.000 perempuan di Republik
Demokratik Kongo (DRC) mengalami pemerkosaan sepanjang tahun 2009, yang
ditengarai dilakukan oleh faksi-faksi yang berperang, baik tentara
pemberontak maupun tentara pemerintah.


Mozilla Firefox