Home

VIDEO NTDTV

This text will be replaced

 

Juga dikenal sebagai NGC 2.736, awan tersebut linier dengan debu dan gas yang terletak 800 tahun cahaya pada konstelasi selatan Vela.

Gambar itu diambil dengan menggunakan Wide Field Imager (WFI) pada Max Planck Gesellschaft (MPG) 2,2 meter teleskop ESO di La Silla Observatory, Chile.

NGC 2.736 adalah bagian paling terang dari bekas supernova, selongsong gas memperluas ledakan aslinya. Guncangan gelombang awal melintas pada kecepatan ekstrim melalui ruang angkasa, kemudian melambat karena bertabrakan dan memanas dengan materi antarbintang.

Kilauan nebula ini disebabkan karena wilayah gas padat yang telah dilanda oleh guncangan gelombang, dengan warna dan suhu gas yang berbeda-beda. Daerah terpanas mengandung atom oksigen terionisasi, yang berwarna biru hangat, sementara daerah dingin yang bersinar merah karena adanya hidrogen. (EpochTimes/sua)

 

Bagikan ke teman-teman :

berita kehidupan, nasional, internasional

erabaru footerErabaru (Epoch Times Indonesia) hadir dalam bentuk media cetak dan situs online. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan kehidupan mereka dan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia. Jaringan reporter kami tersebar di berbagai belahan dunia, meliput berita lokal yang otentik dan berhubungan dengan dunia global. Kemandirian kami memungkinkan kami dapat memberikan laporan secara luas, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyajikan keberagaman pandangan.