fbpx
Wednesday, December 8, 2021
HomeBERITA TIONGKOKRumah Sakit Diduga Sembunyikan Angka Korban Ledakan yang Diduga Mencapai Ribuan

Rumah Sakit Diduga Sembunyikan Angka Korban Ledakan yang Diduga Mencapai Ribuan

Oleh: MioWeii

Jumlah korban tewas akibat ledakan di Tianjin menurut laporan resmi yang dicatat hingga 14 Agustus pukul 09:00 adalah 55 orang, tetapi warga setempat mencurigai keaslian angka tersebut. Menurut reporter ‘Apple Daily’ Hongkong yang melakukan kunjungan ke beberapa rumah sakit di Tianjin dan menemukan banyak janasah yang berlabel tanpa nama. Berbagai kejanggalan lebih mengarah pada pemerintah komunis menyembunyikan fakta.

Menurut reporter ‘Apple Daily’ bahwa beberapa rumah sakit yang ia kunjungi menemukan rumah sakit mencatat korban luka berat atau kritis dengan tanpa nama, termasuk mencatatkan hari kelahiran yang sama bagi korban-korban itu. Aneh bukan! Diduga itu dilakukan untuk menyembunyikan nama para korban terutama di Rumah Sakit Polisi Bersenjata. Rumah Duka Tangku 2 kemarin menerima 3 jenasah pemuda yang juga tanpa nama.

Dalam 2 hari sejak kejadian, banyak keluarga melakukan pelacakan terhadap anggota mereka yang belum ditemukan. Menurut seorang petugas di bagian kamar jenasah rumah sakit bahwa banyak korban yang sudah sulit untuk dikenali karena hangus terbakar, perlu identifikasi DNA untuk kepastian identitas.

Bagi keluarga yang anggotanya hilang, mereka tentu sangat mengharapkann informasi yang akurat dan cepat. Namun apa yang dikatakan oleh petugas kepolisian kepada Apple Daily? Dinayatakan bahwa berita kematian untuk sementara waktu tidak akan diinformasikan kepada keluarga kematian kecuali dikatakan belum ditemukan, karena mereka kebanyakan adalah para pemuda berusia antara 20 – 30 tahun. Memang kurang manusiawi.

“Pemerintah menghendaki tidak terjadi kejutan, jadi biar angka kematian itu naik secara perlahan-lahan,” demikian dinyatakan.

‘Beijing News’ melaporkan bahwa ledakan dan terbakar hebatnya bahan berbahaya yang tersimpan dalam gudang di Tianjin Binhai merusak seluruh bangunan yang berada disekeliling lokasi dalam radius 3 km.

Rumah sakit yang terletak tak jauh dari lokasi ledakan telah kedatangan korban dengan berbagai luka dari patah tulang, terbakar, lecet sampai tertusuk benda tajam seperti pecahan kaca. Meskipun bencana cukup berat dengan korban cukup serius, namun pemerintah terus menghalangi reportasi termasuk wartawan dari media Taiwan yang diperlakukan secara kasar.

Banyak netizen Daratan mencurigai data resmi yang dirilis pemerintah tentang jumlah korban. The Independent, Inggris juga menunjukkan bahwa kota pelabuhan terbesar kesepuluh dunia Tianjin yang memiliki jumlah penduduk sekitar 14 juta jiwa, diperkirakan jumlah korban dalam kecelakaan ledakan ini bisa mencapai ribuan orang. (Secretchina/sinatra/rmat)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular