fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeKESEHATANIlmuwan Australia : Minyak Ikan Tidak Bisa Mencegah Penyakit Jantung

Ilmuwan Australia : Minyak Ikan Tidak Bisa Mencegah Penyakit Jantung

 

Melalui studi, ilmuwan Australia menemukan bahwa minyak ikan tidak bisa mencegah penyakit jantung. Yayasan Jantung Nasional (National Heart Foundation) Australia sekarang sedang melakukan penelitian ulang terhadap kesimpulan tentang minyak ikan layak dipergunakan sebagai makanan pelengkap kesehatan.

 

Media Australia Herald Sun melaporkan bahwa penelitian yang dilakukan bersama oleh para ahli dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute Melbourne, University of South Australia dan para ahli penyakit jantung dan gizi dari The Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) menemukan bahwa minyak ikan yang mengandung Omega-3 belum terbukti secara nyata bermanfaat untuk mencegah maupun meringankan penyakit jantung. Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan data survei yang dilakukan dari tahun 2007 sampai 2013.

 

Suplemen minyak ikan adalah salah satu vitamin yang paling banyak digunakan, karena dulu mungkin pernah ada bukti ia bisa membantu mencegah penyakit kardiovaskular.

 

Pelaku utama penelitian dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute. Guru Besar Paul Nestel mengatakan, kesimpulan ini memang di luar dugaan. “Daging ikan hampir terbukti menguntungkan, tetapi mengonsumsi suplemen justru hampir tidak ada manfaat yang terbukti. Namun, karena memang benar-benar aman, maka kita tidak mengatakan minyak ikan tidak boleh dikonsumsi. Hanya saja makan daging ikan masih lebih baik,”katanya.

 

Makan daging ikan sudah terbukti bisa melindungi kesehatan masyarakat. Survei membuktikan bahwa gangguan pada jantung seperti gagal jantung, kematian jantung mendadak (sudden cardiac death), stroke dan  jantung koroner (infark miokard) lebih sedikit yang menyerang orang-orang yang gemar makan daging ikan.

 

Laporan penelitian dimuat pada majalah ‘Heart Lung and Circulation’ menyebutkan bahwa setiap orang setiap minggu sebaiknya makan 2-3 potong daging ikan untuk mengambil kandungan omega-3 yang dibutuhkan oleh tubuh. Ikan-ikan itu termasuk salmon, makarel biru, herring, sarden,dan beberapa jenis tuna kaleng. Selain itu, para ahli juga menyarankan masyarakat agar mengonsumsi sejumlah Omega-3 dari tanaman, seperti walnut (kenari), kedelai, kubis-kubisan (rapa, kanola, napus) atau minyak biji rami.

Kepala eksekutif Yayasan Jantung Nasional, Australia, Mary Barry mengatakan, lembaganya menggerakkan penelitian ini untuk memastikan bahwa apa yang mereka rekomendasikan itu sesuai dengan bukti ilmiah. Dan lembaganya baru akan menerbitkan pernyataan berdasarkan penemuan baru ini.

Laporan penelitian itu mengakui bahwa suplemen minyak ikan dapat memberikan sejumlah asam lemak omega-3 laut kepada orang-orang yang tidak makan daging ikan. Juga membawa manfaat baik kepada penderita trigliserida tinggi, penyakit jantung sekunder dan mereka yang gagal jantung.

Penelitian menemukan bahwa suplemen minyak ikan aman untuk dikonsumsi dan tidak meningkatkan risiko penyakit kanker prostat. Minyak ikan juga terbukti bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit dari radang sendi (arthritis), penurunan kognitif dan serangkaian penyakit lainnya.(Sin/Yant)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular