Monday, November 29, 2021
No menu items!
HomeBISNISPabrik Garmen Senilai USD 34 Juta Diresmikan di Boyolali

Pabrik Garmen Senilai USD 34 Juta Diresmikan di Boyolali

Jakarta – Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan pabrik baru PT Eco Smart Garment Indonesia, salah satu anak perusahaan PT Pan Brothers, Tbk di Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (26/8). Pabrik garmen modern ini memiliki nilai investasi sebesar USD 34 juta dan menyerap tenaga kerja sebanyak 12.000 orang.

“Saya mendukung dan memberikan apresiasi terhadap investasi yang dilakukan Pan Brothers di Jawa Tengah ini,” tegas Menperin dalam sambutannya.

Sebagai informasi, PT. Pan Brothers Tbk memiliki 10 anak perusahaan yang bergerak di beberapa sektor usaha, diantaranya: 4 perusahaan di bidang garment industry, 3 perusahaan di bidang product development & buying agent, 1 perusahaan di bidang textile industry, 1 perusahaan di bidang sewing & embroidery thread industry, dan 1 perusahaan di bidang retail holding company. Total karyawan sampai saat ini mencapai 35.493 orang dengan nilai investasi sebesar USD 5.3 juta.

Menurut Menperin, apabila 7 pabrik sudah didirikan di Jawa Tengah, diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 21.000 orang dengan nilai investasi mencapai USD 60 Juta. Apalagi hingga Agustus 2015, di BKPM telah terdaftar investasi baru senilai Rp. 2.500 triliun.

Dia menambahkan hal ini menunjukan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat potensial secara ekonomi. Bahkan, dalam semester Itahun 2015, cukup banyak investasi baru yang diresmikan, setidaknya terdapat 15 industri yang tersebar di Bekasi, Cikarang, Cilegon, Bogor, Karawang, Garut, Gresik, Semarang, Boyolali, Palu hingga Morowali.

Khusus industri tekstil dan produk tekstil (TPT), Menperin mengatakan, sektor tersebut memiliki peranan penting dalam penyumbang devisa negara dan penyedia sandang nasional. Industri padat karya ini juga telah menyerap tenaga kerja sebesar 10,6% dari total tenaga kerja industri manufaktur.

Namun demikian, pangsa pasar industri TPT di dunia hanya sekitar 1,8%. “Oleh karena itu, perlu diupayakan untuk ditingkatkan ke posisi yang lebih baik, mengingat industri TPT nasional memiliki keunggulan yaitu struktur industrinya yang lengkap dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Sementara itu, investasi PMDN industri TPT sampai dengan triwulan I tahun 2015 telah mencapai Rp.455,1 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp362,8 miliar. Sedangkan untuk PMA industri TPT, investasinya mencapai USD 63 juta.

Selain komitmennya untuk terus berinvestasi di Indonesia, Menperin menyampaikan, langkah strategis PT Pan Brothers Tbk yang perlu diikuti oleh industri lainnnya, yaitu melakukan penguatan kerjasama dengan negara-negara Asia bahkan negara-negara Eropa dan Amerika agar dapat saling melengkapi kedalaman struktur industri nasional. Selain itu, Menperin juga mengatakan bahwa diversifikasi pasar tujuan ekspor perlu terus dikembangkan agar dapat mendongkrak pertumbuhan ekspor secara signifikan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments