Monday, November 29, 2021
No menu items!
HomeKESEHATANOlahraga 30 Menit Mampu Menekan Tingkat Depresi

Olahraga 30 Menit Mampu Menekan Tingkat Depresi

Banyak orang akan melakukan aktivitas olahraga saat bad mood, misalnya lari, berenang, main bola, setelah banyak keringat, kemudian mandi, maka suasana hati yang buruk pun seketika akan terasa nyaman. Inilah khasiat dari “endorphin” (senyawa kimia dalam otak kita yang dapat membuat otak menjadi rileks).

Sejumlah besar penelitian menunjukkan : olahraga yang penuh dengan vitalitas, dapat mendorong sekresi dari hormon endorfin, dan mengobarkan semangat, membuat suasana hati seseorang terasa nyaman. Ini sangat membantu dalam mengurangi atau meredakan suasana hati yang galau, depresi, dan gangguan psikologis lainnya.

“Endorphin” adalah salah satu hormon yang dikeluarkan oleh otak pada saat stres atau sakit, diproduksi oleh kelenjar pituitary yang terletak di bagian bawah otak, memiliki khasiat sebagai analgesik yang baik mirip dengan morfin, efeknya bahkan 200 kali lebih besar dari morphin. Seusai olahraga berat, tingkat endorphin dalam tubuh akan meningkat hingga 8 kali saat tenang.

1992 silam, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, bahwa olahraga terbaik di dunia adalah olahraga jalan. Berjalan (santai) tidak hanya dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular, meningkatkan sirkulasi darah, mencegah penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, tetapi juga dapat memperbaiki mood, yang bermanfaat meringankan depresi.

Mungkin bisa kita lihat, bahwa mereka yang suka olahraga, sebagian besar lebih mampu menjaga vitalitas yang energik dan semangat optimisme. Jogging dan olahraga lainnya dapat meningkatkan sekresi endorfin di otak, meningkatkan sukacita dan kegembiraan kita, sehingga meredakan suasana hati yang gundah. Namun, untuk dapat meningkatkan endorphin, aktivitas olahraga setidaknya selama 30 menit secara kontinyu, dengan demikian tingkat endorphin baru akan naik.

Endorfin adalah hormon kebahagiaan yang membuat seseorang merasa senang, jadi, jika ingin menyingkirkan kerisauan dan kecemasan, maka Anda perlu mendapatkan bantuan dari hormon ini. Dengan berolahraga, membuat mereka yang mengalami depresi itu sendiri menghasilkan “hormon bahagia” yang dapat menolong diri sendiri, dan lama kelamaan, akan dapat membentuk siklus yang baik, sehingga suasana gunda, depresi secara perlahan-lahan akan sirna dengan sendirinya.(Jhn/Yant)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments