fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeBISNISPresiden Jokowi Perintahkan Berantas Impor Ilegal

Presiden Jokowi Perintahkan Berantas Impor Ilegal

Keterangan Foto : Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat (Setkab)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyatakan praktek impor ilegal yang merajalela mematikan produsen dalam negeri. Oleh karena itu, Kepala Negara menekankan harus ada perubahan untuk mengatasi peredaran produk ilegal. Apalagi sebelumnya, Presiden juga telah menerima laporan dari sejumlah asosiasi terkait maraknya produk impor ilegal.

“Kalau ini diteruskan akan mematikan produsen dalam negeri,” kata Presiden dalam kata pengantar rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Produk impor ilegal itu, lanjut Presiden, menyebabkan sejumlah produsen dalam negeri tidak bisa bersaing secara harga melalui produk ilegal. Impor ilegal tersebut berbagai macam mulai pakaian jadi, kosmetik, elektronik, sprei, produk-produk makanan, pangan dan beras. Contoh-contoh produk impor ilegal itu dijelaskan secara rinci oleh Presiden Jokowi.

Kepala Negara menegaskan keberadaan produk impor ilegal itu merusak industri dan melemahkan industri dalam negeri. Jika kemudian tidak dihilangkan maka akan merusak pasar dan daya saing dalam negeri.

Presiden menyampaikan adanya banyak modus dilakukan terkait bea masuk, Pajak Penghasilan (PPh) maupun Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Praktek itu, menurut Presiden dilakukan beragam pihak mulai importir, kepabeanan dan bea cukai. Pada rapat, Presiden Jokowi memerintahkan kepada instansi yang menangani barang masuk untuk memperhatikan lebih serius.

Presiden Jokowi kemudian langsung menulis rapat tersebut dalam akun facebooknya. Dalam Rapat Terbatas, Jokowi menyampaikan sudah memerintahkan bahwa impor ilegal baik produk baru maupun bekas harus diberantas. Pasalnya, produk impor ilegal sudah lama mengganggu pasar dalam negeri.

Dalam akun facebooknya, Presiden juga menyampaikan sudah mendeteksi modus impor ilegal, baik melalui penyelundupan, pemalsuan dokumen dan penyalahgunaan fasilitas dan kuota impor. Ada tiga pihak yang membobol uang negara dalam impor ilegal: importir, pengusaha jasa kepabeanan dan oknum bea cukai.

“Mereka harus ditindak tegas. Sistem perijinan impor harus direformasi agar lebih terintegrasi dan berbasis teknologi informasi. Industri nasional harus berjaya tanpa gangguan persaingan tidak sehat,” tulis Presiden Jokowi dalam akun facebooknya. (Setkab)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular