fbpx
Tuesday, December 7, 2021
HomeASTRONOMIIlmuwan Temukan Sebuah Bintang Cebol Putih ‘Melahap’ Asteroid

Ilmuwan Temukan Sebuah Bintang Cebol Putih ‘Melahap’ Asteroid

Keterangan gambar: Teleskop ruang angkasa milik NASA menemukan sebuah bintang cebol putih sedang “melahap” asteroid. (NASA)

Oleh: Li Mo-di

Teleskop ruang angkasa Kepler milik NASA menemukan sebuah bintang cebol putih sedang “melahap” sebuah asteroid. Para ilmuwan khawatir fenomena ini juga akan terjadi di tata surya. Temuan ini dipublikasikan pada Rabu (21/10/2015) dalam jurnal “Nature”.

Dalam observasi terhadap bintang cebol putih WD 1145+017, para astronom yang dipimpin Andrew Vanderburg dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) menemukan sejumlah material pecahan planet di orbit yang terdeteksi teleskop luar angkasa Kepler milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Setiap 4,5 jam, cahaya yang dipancarkan bintang cebol putih berkurang 40%, atau dengan kata lain ada sesuatu yang lewat di antara bintang cebol putih dan telekop tersebut.

Para peneliti mengatakan, bahwa setelah memantau lebih lanjut dengan teleskop di darat, mereka menemukan setidaknya satu, bahkan mungkin enam atau lebih dari enam elemen benda langit yang tengah mengitari gerakan bintang cebol putih tersebut, dan menarik ekor yang terbentuk dari awan debu besar. Setelah menganalisis lebih lanjut terhadap cahaya bintang tersebut, para peneliti menemukan bahwa di permukaan bintang cebol putih mengandung unsur kalsium, besi dan aluminium, menunjukkan bahwa benda langit berbatu itu perlahan-lahan mengalami kehancuran.

Bintang cebol putih “WD 1145 + 017” terletak di konstelasi Virgo, jaraknya sekitar 571 tahun cahaya dari Bumi.

Selama beberapa dekade, astronom membayangkan bintang cebol putih mungkin masih terus menelan puing-puing asteroid dan planet luar di sekitarnya, puing-puing ini dibuang ke dalam sistem planet dan dihancurkan oleh gravitasinya yang kuat selama pembentukan bintang cebol putih. gravitasi yang kuat. Sekarang penelitian ini adalah astronom pertama kali diamati proses yang berkelanjutan tersebut.

Astronom John Debes dari US Space Telescope Science Institute mengatakan bahwa sejak dulu mereka telah memikirkan teori untuk menjelaskan mengapa bintang cebol putih itu dipenuhi dengan awan debu. Namun pengamatan bintang (benda langit berbatu yang setara /ukuran dengan planet kerdil atau lebih kecil) secara langsung itu menguap di depan mata.

“Situasi ini besar kemungkinan juga akan terjadi di tata surya kita”, demikian kata Andrew Vanderburg.

Terbetik berita, bahwa sebuah bintang dengan massa yang tidak terlalu besar (misalnya matahari) akan berubah menjadi sebuah bintang cebol putih ketika menghabiskan semua bahan bakarnya. (joni/rmat)

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular