Sunday, December 5, 2021
HomeKESEHATANBakteri Berbahaya Dapat Bertahan Hidup di Cookies Selama Berbulan-bulan

Bakteri Berbahaya Dapat Bertahan Hidup di Cookies Selama Berbulan-bulan

Bakteri berbahaya dapat bertahan hidup di cookies berbulan-bulan. (Getty Image)

Penelitian baru telah menemukan bahwa,patogen, seperti salmonella, bisa bertahan selama setidaknya enam bulan dalam cookies dan cracker.

Penelitian baru ini didorong oleh peningkatan jumlah wabah penyakit bawaan makanan terkait dengan makanan kering, kata para peneliti yang ingin melihat berapa lama bakteri yang menyebabkan penyakit bawaan makanan dapat bertahan hidup dalam makanan tertentu.

“Ada peningkatan jumlah wabah penyakit yang berhubungan dengan konsumsi makanan kering yang terkontaminasi. Kami tidak akan mengharapkan salmonella tumbuh dalam makanan yang memiliki lingkungan yang sangat kering,” kata pemimpin peneliti Larry Beuchat dari University of Georgia, AS.

Para peneliti menemukan bahwa bakteri berbahaya tidak hanya dapat bertahan hidup dalam makanan kering, seperti cookies dan sandwich, tetapi mereka juga dapat hidup dalam jangka waktu yang lama.

Untuk penelitian ini, peneliti menggunakan lima serotipe yang berbeda dari salmonella yang telah diisolasi dari makanan yang terlibat dalam KLB bawaan makanan sebelumnya.

“Isolat berasal dari makanan dengan kadar air yang sangat rendah,” kata Beuchat.

Berfokus pada cookies dan sandwich, para peneliti menempatkan salmonella menjadi empat jenis isi yang ditemukan di cookie atau sanwich dan menempatkannya ke dalam penyimpanan.

Para peneliti menggunakan keju dan selai kacang untuk isi cracker dan cokelat dan vanili untuk isi cookies.

“Ini adalah jenis yang kita temukan di toko kelontong atau mesin penjual,” kata Beuchat.

Setelah menyimpan, para ilmuwan menentukan berapa lama salmonella mampu bertahan di setiap isi.

Dalam beberapa kasus, patogen mampu bertahan selama setidaknya enam bulan dalam cracker, temuan menunjukkan.

“Itu tidak diduga,” kata Beuchat.

Studi ini dipublikasikan dalam Journal of Food Protection.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments