fbpx
Tuesday, December 7, 2021
HomeKESEHATANTelur Mencegah Terjadinya Tekanan Darah Tinggi

Telur Mencegah Terjadinya Tekanan Darah Tinggi

Dahulu makan telur dianggap memberi dampak buruk terhadap jantung dan darah tinggi , karena adanya anggapan bahwa lemak jenuh yang terkandung di dalam telur. Pemahaman terbaru menunjukkan bahwa kandungan gula yang berlebihan di dalam telur itulah yang memberi dampak buruk terhadap kesehatan jangka panjang.

Hubungan antara asupan lemak jenuh total dengan penyakit jantung, dan tekanan darah lebih ditujukan pada apa yang tidak dimakan oleh seseorang (misalnya, sayuran, buah, ikan) daripada makan makanan yang mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi.

Total kandungan lemak pada sebutir ayam yang besar (berat 1,76 ons) tidak lebih dari 5 gr. Hanya 1,5 gram (30%) kandungan lemak di dalam telur tersebut adalah lemak jenuh. Sisanya adalah lemak tak jenuh rantai tunggal (51%) yang sehat untuk jantung atau lemak tak jenuh rantai ganda.

Analisis besar yang meliputi 17 penelitian, yang melibatkan hampir 264.000 orang, memastikan bahwa makan sampai tujuh butir telur selama seminggu tidak meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner atau stroke, walaupun kadar kolesterol meningkat.

Penelitian DIABEGG menunjukkan bahwa aman untuk penderita diabetes tipe 2 makan sebanyak dua butir telur sehari , selama 6 hari dalam seminggu.

Telur memberi perlindungan terhadap tekanan darah tinggi 

Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa makan telur bermanfaat untuk tekanan darah tinggi. Sebanyak 1.152 relawan yang sehat, berusia 20 tahun sampai dengan 84 tahun, dinilai asupan makanannya, tekanan darahnya diukur, dan dipantau selama tiga tahun.

Selama masa tindak-lanjut, 12,5 persen peserta menderita darah tinggi (maka penting untuk memeriksa kadar tekanan darah setiap tahun karena dapat berubah).

Peserta penelitian yang menderita tekanan darah tinggi diperiksa. Temuan yang sangat menonjol adalah peserta yang makan telur paling banyak cenderung mengalami tekanan darah yang normal.

Mengapa telur memberikan perlindungan

Telur kaya akan zat gizi yaitu antioksidan, lesitin, asam lemak omega-3, vitamin (vitamin A, D, B2, B12, dan folat), dan mineral (kalsium, kalium, besi, fosfor, dan seng), yang semuanya bermanfaat untuk peredaran darah, termasuk keseimbangan kolesterol dan pengaturan tekanan darah.

Walaupun telur mengandung sedikit natrium (70 miligram dalam sebutir telur), hal ini diimbangi dengan jumlah kalium yang cukup untuk mengguyur natrium keluar melalui ginjal untuk menghindari penimbunan air di dalam tubuh.

Telur juga kaya akan protein yang memberi rasa kenyang, sehingga setelah makan telur, akan mengurangi nafsu makan, dan akan cenderung mengurangi asupan makanan seharian, di mana hal ini juga membantu mengatur berat badan.

Kabar baik lainnya adalah telur setengah matang boleh dimakan asalkan berasal dari unggas yang rutin divaksin Salmonella dan terbukti tidak mengandung Salmonella.(Epochtimes/Vivi/Yant)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular