Sunday, December 5, 2021
HomeMISTERIRahasia Hidup yang Berkualitas di Usia 93 Tahun

Rahasia Hidup yang Berkualitas di Usia 93 Tahun

Erabaru.net. Phyllis Sues adalah bukti hidup bahwa tetap aktif akan membuat awet muda. Pada usia 93 tahun, ia lebih energik daripada banyak orang yang lebih muda darinya.

Phyllis Sues menghabiskan masa mudanya dengan belajar balet dan tari klasik Spanyol, dan tampil di klub di seluruh dunia. Kemudian, dia bergabung secara rutin dengan acara Broadway dan televisi.

Bagi kebanyakan orang, semakin tua berarti semakin tidak berarti, namun tidak demikian untuk Phyllis Sues. Ketika ia berusia 50 tahun, ia mulai menjalani bisnis fashion.

Pada usia 70 tahun, ia belajar bahasa Prancis dan Italia.

Pada usia 83 tahun, ia mulai berlatih di trapeze (berayun-ayun seperti di sirkus), suatu pengalaman yang menginspirasinya untuk menulis lagu.

Kini ia menjadi seorang pianis yang handal yang sudah menerbitkan dua album, yaitu: “Tango Insomnia” dan “Scenes of Passion”.

Pada usia 85 tahun, Phyllis Sues mencoba yoga untuk pertama kalinya dan dilakukan setiap hari hingga sekarang.

“Jika sehari saja saya tidak melakukan yoga, serasa tidak lengkap hidup saya,” katanya.

Pada usia 90 tahun, ia melakukan terjun payung untuk merayakan ulang tahunnya dan ia sangat menyukainya sehingga terjun payung untuk kedua kalinya.

Berikut adalah beberapa rahasianya.

Mencoba hal baru

Saya melakukan trapeze selama sekitar satu tahun ketika saya berusia 85 tahun. Saya melakukannya seminggu sekali. Teman kerja saya adalah seorang pelatih Cirque du Soleil.

Setelah itu, seorang teman saya mengajak saya pergi berlatih yoga. Saya berkata, “Saya tidak membutuhkan yoga.” Akhirnya kami pergi ke YMCA dan saya mengambil kelas yoga untuk pertama kalinya dengan seorang guru yang luar biasa dan saya ketagihan. Sejak saat itu, saya belum pernah berhenti yoga.

Hidup harus seimbang

Ketika saya mulai berlatih menari tango, saya sangat senang karena saya perlu untuk menyeimbangkan yoga rutin saya lakukan. Dalam menari tango, Anda selalu membebankan berat badan pada salah satu kaki, jarang pada kedua kaki sekaligus. Jadi, Anda harus memiliki postur tubuh yang baik, keseimbangan yang baik, kaki yang kuat, dan kemampuan untuk kompak dengan pasangan—bukannya menggurui pasangan Anda.

Lakukan apa yang Anda suka

Bagi saya, menari tango dan yoga benar-benar merupakan kekuatan pendorong dalam hidup saya dan saya melakukannya setiap hari.

Lampaui batas kemampuan Anda

Saya suka melakukan hal-hal yang menantang untuk saya lakukan. Ketika saya sedang makan malam dengan produser Fox News di Los Angeles, ia bertanya apakah saya akan terjun payung pada hari ulang tahun saya yang ke-90. Ia mengatakan jika saya melakukannya, maka Fox News menyiarkannya. Jadi saya berpikir selama beberapa menit untuk menjawab ya.

Saya tidak merasa takut ketika saya menyelam, tetapi ketika terjun payung, saya merasa cemas bercampur gembira dan bergairah, dan terbukti saya mampu melakukannya.

Ketika saya melompat untuk terjun payung, itu adalah perasaan yang paling luar biasa yang pernah saya alami dalam hidup saya karena suasana begitu hening. Sebelum parasut terbuka, saya menempuh sekitar 200 mil per jam, dan suasana benar-benar hening. Saya seperti bersahabat dengan alam semesta. Saya menjadi bagian dari alam semesta. Sesuatu yang luar biasa indah.

Pikiran tetap aktif

Saya menggunakan otak saya sepanjang waktu. Salah satu hal yang telah saya lakukan adalah belajar bahasa untuk merangsang otak. Sulit untuk belajar bahasa jika sudah berusia lebih dari 20 tahun.

Menulis juga membuat pikiran tetap aktif. Ketika saya sedang menulis otobiografi, saya harus ingat setiap hal sekecil apa pun dan semua nama yang terlibat. Hal sangat penting adalah menggunakan memori, karena memori jangka pendek adalah salah satu cara untuk menunda penuaan. Suami saya meninggal karena menderita penyakit Alzheimer, maka saya tahu seperti apa rasanya sebagian otak tidak berfungsi.

Tanggungjawab

Misi saya setiap hari adalah bekerja, bekerja, bekerja. Saya tidak dapat duduk berpangku tangan, karena akan membuat tubuh saya tidak nyaman. Saya sadar saya harus tanggungjawab. Sebagai penari, itulah salah satu hal yang saya pelajari: dedikasi.

Bertindak

Saya mendapatkan email setiap hari dari orang-orang yang mengatakan, “Anda menginspirasi saya. Bagaimana Anda melakukannya? Saya ingin menjadi seperti Anda.”

Saya berkata, “Yah, mungkin benar saya menginspirasi Anda, tetapi apakah Anda melakukan apa yang saya lakukan?”

Ketika orang yang berusia lebih tua mengatakan bahwa saya menginspirasi mereka, saya tahu bahwa tidak berguna bagi saya untuk memberitahu mereka apa yang harus dilakukan, karena sudah terlambat. Inspirasi tidak berarti apa-apa jika Anda tidak melakukan apa-apa tentang hal itu. Yang dibutuhkan adalah kerja keras.

Bekerja keras

Hidup saya adalah sebagai penari. Apa yang mereka katakan hari ini? Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Ketika saya mengambil kelas balet, semua otot saya nyeri, namun saya tahu bahwa semuanya itu baik.

Ketika saya melakukan yoga, bokong saya nyeri. Saya menderita. Aku adalah peserta tertua di kelas yoga dan semua peserta menatap saya seakan berkata,”Jika ia bisa melakukannya, maka saya juga harus bisa melakukannya.” Tapi saya merasa jauh lebih sulit bagi saya untuk melakukan yoga daripada mereka. Setiap sel dalam tubuh saya harus bekerja.

Tidak diragukan lagi bahwa hidup itu sulit. Namun hidup bermanfaat. Maka Anda harus membuka diri untuk menerima tantangan dengan bekerja keras dan tetap berpikiran positif.

Ikuti arus zaman

Semakin tua seseorang, maka semakin turun aktivitasnya. Saya harus berhati-hati ketika berjalan. Dalam menari tango, tak satu pun kaki Anda pernah benar-benar terangkat dari lantai. Saya mengamati ketika saya berjalan, saya tidak mengangkat kaki saya karena belajar tango.

Cara termudah untuk menjadi tua adalah jika Anda tidak ikut arus zaman. Sama seperti ketika Anda mengemudi mobil dan tidak menyadari sudah seberapa jauh Anda bepergian. Ini berarti Anda tidak sadar ketika sedang mengemudi. Saya selalu mencoba untuk menyadari apa yang terjadi di sekitar saya. Ketika saya mengemudi kendaraan, saya pastikan saya duduk tegak di kursi mobil. Jika Anda perhatikan, sebagian besar orang mengemudi dengan posisi membungkuk dan itu sangat berbahaya.

Mengambil kesempatan

Aku menjalani bisnis fashion, namun saya tidak memiliki petunjuk bagaimana berbisnis fashion. Saya tidak tahu bagaimana membuat pola, tetapi saya tahu bagaimana membuat pakaian karena saya membuat pakaian sendiri. Bisnis ini terjadi karena saya bertemu dengan seorang wanita di sebuah pesta makan malam. Saya mengenakan sebuah gaun dan ia ingin tahu siapa pembuatnya. Saya bilang saya yang membuatnya, dan dia berkata, “Kamu harus menjalani bisnis desain. Kamu sangat berbakat.” Jadi hari berikutnya saya menjalani bisnis fashion. Saya sudah menjalani bisnis fashion selama 22 tahun dan memperoleh sukses besar.

Perhatikan postur tubuh

Postur tubuh sangat penting. Orang bekerja dengan posisi membungkuk di depan komputer sepanjang hari, suatu hal yang tidak baik untuk postur tubuh. Saya melihat orang berjalan di trotoar. Sebagian besar tubuh mereka masih muda namun sudah membungkuk.
Anda harus terus bergerak. Setiap sendi di tubuh Anda ingin Anda bergerak.

Jangan cemaskan umur

Saya punya beberapa teman yang ketika mereka berusia 40 tahun sudah merasa seperti kiamat. Tetapi saya tidak berpikir mengenai usia saya. Sekarang saya tidak memikirkan usia saya. Saya hanya berpikir apa yang dapat saya lakukan, apa yang saya tidak dapat lakukan, dan apa yang ingin saya lakukan.

Cintai diri Anda dan cintai apa yang Anda lakukan

Anda harus menyukai diri Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan. Jika anda tidak menyukai diri sendiri maka Anda tidak akan mampu mencintai orang lain.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular