fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeANAK-ANAKBahaya! Memberi Iming-iming Materi Sebagai Hadiah kepada Anak-anak!

Bahaya! Memberi Iming-iming Materi Sebagai Hadiah kepada Anak-anak!

Erabaru.net. Kadang orangtua sering mengungkapkan kata-kata bernada janji dan harapan.

Misalnya saja seperti, “Jika ulangan dapat nilai seratus, kamu akan mendapatkan hadiah ratusan ribu.”

Atau “Jika berada di urutan 3 ranking terdepan, akan mendapatkan hadiah HP terbaru.”

Ilustrasi. (Internet)

Tapi akibat dari cara ini, jika berlangsung lama, pasti akan memaksa anak-anak untuk menyontek.

Sebagai contoh, ada seorang anak yang gemar bermain sepak bola, oleh orangtuanya dimasukan ke sebuah sekolah yang khusus melatih sepak bola.

Karena fokus pada latihan fisik, berimbas pada pelajarannya, hasilnya jauh lebih buruk daripada siswa lainya.

Tapi demi nilai akademis si bocah itu tidak tertinggal di belakang siswa lain, di luar dugaan orangtuanya menggunakan “uang” sebagai imbalan (hadiah).

Ia berkata pada anak itu, “Asalkan bisa mendapatkan nilai bagus di setiap pelajaran pada ulangan bulanan, kamu akan mendapatkan hadiah atau bonus 100 ribu.”

Kebetulan, anak itu berhasil lolos (lulus) di lima bidang pelajaran itu, sehingga ia mendapatkan bonus 500 ribu.

Internet

Kemudian, orangtua menuntut lebih tinggi lagi, meminta anak itu harus mendapatkan nilai ulangan 80 pada pertengahan semester paruh kedua nanti baru bisa mendapatkan bonus.

Tuntutan itu rasanya sangat sulit baginya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular