Sunday, December 5, 2021
HomeSAINS & TEKOrang Mesir Kuno Telah Memumikan Jasad Buaya, CT Scan pada Mumi Buaya...

Orang Mesir Kuno Telah Memumikan Jasad Buaya, CT Scan pada Mumi Buaya Berusia 2.500 Tahun Ini Mengungkapkan Penemuan yang Aneh

Erabaru.net. Banyak fakta menunjukkan bahwa orang Mesir kuno telah berlatih memumifikasi.

Mereka memumifikasi tak hanya pada jasad hewan kesayangan mereka, seperti kucing, anjing, angsa, monyet, rusa, dan burung, untuk mengikuti mereka di alam baka. Tapi, mereka juga mengawetkan dan memumikan jasad buaya.

Para ilmuwan dan staf dari Museum Benda-benda Antik Nasional Belanda kagum dengan apa yang mereka temukan setelah memeriksa mumi seekor buaya  dari peradaban Mesir kuno.

Mumi buaya berukuran 3 meter diperiksa dengan melakukan CT scan 3D  yang menggunakan teknologi modern.

Sementara itu, dua buah mumi buaya yang diikat menjadi satu ini juga pernah diperiksa sebelumnya pada tahun 1996 dengan alat CT scan.

Hasil CT scan 3D terbaru menunjukkan bahwa terlepas dari dua buaya yang sebelumnya ditemukan di dalam bungkusnya, mumi tersebut juga berisi 47 bayi buaya yang dibungkus secara terpisah.

(Foto : Facebook | Rijksmuseum van Oudheden)

Penemuan bayi buaya dalam mumi buaya dewasa ini memberikan wawasan baru tentang metode mumifikasi buaya bagi para ilmuwan.

Hasil scan juga mengungkapkan adanya jimat yang diletakkan di dalam bungkus linen.

Ini membantu para ilmuwan mendapatkan pemahaman dan persepsi yang lebih baik mengenai fitur fisik, usia, dan keseluruhan proses memumifikasi buaya.

“… kami tidak benar-benar mengharapkan penemuan baru. Lagi pula, mumi itu sudah dipindai dengan menggunakan CT scan. Itu adalah kejutan besar bahwa begitu banyak bayi buaya dapat dideteksi dengan proses pemindaian 3D berteknologi tinggi dan visualisasi interaktif ini,” kata kurator museum saat menggelar konferensi pers.

(Foto : Facebook | Rijksmuseum van Oudheden)

Para penstudi peradaban Mesir yang bekerja di museum mengungkapkan alasan memumifikasi buaya bersama adalah untuk menghormati dewa Sungai Nil, Sobek.

Rupanya, jika buayanya tidak cukup besar, mereka bisa menyatukan dua ekor buaya sekaligus.

Kuil Kom Ombo adalah pusat pemujaan Dewa Sobek terbesar selama era Ptolemeus dan Romawi.

Menurut pemandu wisata Mesir, orang Mesir kuno akan menyimpan mumi buaya di kolam dan kuil.

Mereka akan menghiasi buaya dengan permata untuk menghormati Dewa Sobek.

(Foto : Museum Brooklyn | Jean-François Champollion – via Wikipedia)

Dewa Sobek digambarkan sebagai dewa berkepala buaya. Orang-orang Mesir kuno mengubur bayi buaya dan buaya dewasa, dan bahkan telur buaya dan janin buaya bersama dengan buaya mati untuk mendapatkan perlindungan Dewa Sobek di akhirat.

(Foto : National Museums Liverpool)

Ada banyak rahasia dari Mesir kuno yang masih belum kita pahami. Kami akan terus membuka mata untuk menemukan hal menarik yang berhubungan dengan peradaban Mesir kuno.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular